Kelurahan Cikaret Dorong Gerakan Ekonomi Kreatif Melalui Daur Ulang Sampah

BOGOR-WARTABOGOR.id-Kelurahan Cikaret Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor akan terus mendorong masyarakat untuk memilah serta mengelola sampah agar lebih bermanfaat, salah satunya melalui daur ulang sampah anorganik sehingga menjadi komoditas produktif yang bernilai ekonomi.

“Kami sangat mengapresiasi kepada Masyarakat Kelurahan Cikaret khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga harapan (PKH) yang dimotori oleh Pendamping PKH, hari ini berinisiatif mengadakan pelatihan membuat daur ulang sampah anorganik agar menjadi produk baru yang bernilai ekonomi,sehingga para KPM ini diharapkan bisa meningkatkan penghasilannya agar tidak ketergantungan terhadap bantuan dari pemerintah” Kata Pak Saepudin Lurah Cikaret Kecamatan Bogor Selatan,Sabtu (26/10).

“Alhamdulillah sudah ada 18 KPM se kelurahan Cikaret yang sudah mengundurkan diri secara sukarela untuk memberikan kesempatan kepada warga lain yang lebih membutuhkan, kami sudah melihat langsung kelapangan dan keluarga tersebut memang penghasilannya mereka sudah meningkat. Dengan mengubah paradigma mereka, salah satunya dengan kegiatan daur ulang sampah ini,mudah-mudahan selain penghasilan mereka bertambah, juga lingkungannya sehat karena sampahnya sudah terpilah dan bersih” tambah Pak Lurah.

Kasi Perkonomian Kecamatan Bogor Selatan mengatakan bahwa sebagian sampah anorganik khususnya plastik berpotensi untuk diolah atau di daur ulang menjadi barang baru yang produktif.

“Dengan adanya aktivitas kreatif berupa daur ulang sampah menjadi produk yang lebih menarik dan bernilai ekonomi, secara langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Bogor Selatan”Ungkap Bu Jamilah Tuti,Kasi Perekonomian Kecamatan Bogor Selatan.

Dalam Workshop Gerakan Ekonomi Kreatif Daur Ulang Sampah di Kelurahan Cikaret yang dihadiri juga oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Bapak Elia Buntang memberikan sambutan.

“Semuanya harus bergerak bersama-sama, masyarakat dan pemerintah harus mendukung gerakan ini karena mengelola sampah itu tanggung jawab bersama, kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya bersifat seremonial tetapi harus berkelanjutan, ketika ada yang membutuhkan sebuah kerajinan daur ulang sampah jangan sampai stoknya tidak ada karena tidak produksi lagi”kata Pak Elia Buntang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor dalam sambutannya.

Dengan adanya kegiatan daur ulang sampah anorganik dan pengelolaan sampah organik yang dilakukan oleh masyarakat, maka akan mengurangi beban dan bisa menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)