Peduli Karhutla, Mahasiswa Polbangtan Bogor Kumpulkan Donasi Rp 19.378.200

BOGOR-WARTABOGOR.id – Lebih dari dua ratus mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor turun ke jalan untuk melancarkan aksi solidaritas peduli korban Asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Jambi, Kalimantan dan Riau. Mahasiswa telah tampak siap untuk turun ke jalan pasca dilaksanakan apel pengecekan pagi pada hari Sabtu, (21/09).

Penyebaran penggalangan dana dilakukan di beberapa titik di wilayah Bogor Barat, diantaranya yaitu area bagian depan kampus Polbangtan Bogor Kampus Cibalagung, Jalan Empang, area dekat Lippo Plaza Bogor, Jalan Gunung batu, Pasir Kuda, Stasiun Bogor, Terminal Baranangsiang dan Air Mancur.

Kegiatan penggalangan dana ini merupakan program rutin dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, khususnya dari Departemen Sosial BEM.

Armelia Rezkita  selaku koordinator dari Departemen Sosial Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mengungkapkan aksi ini diputuskan untuk ditindak lanjuti mengingat banyak pemberitaan di media sosial yang menyebutkan bahwa situasi sekarang korban asap Karhutla kekurangan ketersediaan masker dan obat-obatan bagi warga yang terkena dampak kebakaran hutan dan lahan. Begitu juga dengan warga yang sudah terkena Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA) dengan biaya yang tidak mencukupi.

“Sebagai manusia jiwa sosial kita tergerak, jika mengandalkan dinas kesehatan setempat tidak akan cukup, membayangkan bagaimana hidup mereka sehari-hari di tengan musibah ini, kami memutuskan untuk bergerak,” tuturnya.

Aksi ini sebagai tindak lanjut dari hasil koordinasi antara organisasi internal kampus dan pihak akademik. “Untuk perizinan awal kami berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pembina BEM, kemudian pembina meminta koordinasi dengan Wakil Direktur III, setelah Wadir III memeberikan respon yang baik, kami pun dapat mulai bergerak untuk menindaklanjuti aksi ini,” jelas Armel.

Padatnya kegiatan mahasiswa di awal semester ini, baik itu kegiatan akademik maupun non akademik, tidak dijadikan sebagai hambatan dalam melancarkan aksi ini. Mahasiswa mengoptimalkan waktu dan tenaganya untuk dapat diberdayakan dalam membantu korban asap Karhutla di Jambi, Kalimantan dan Riau.

Meskipun dengan terbatasnya jumlah sumber daya manusia, karena tuntutan untuk dapat menyelesaikan kegiatan dan program lain, mahasiswa tetap mengupayakan yang terbaik dengan memaksimalkan peran mahasiswa yang bersedia dan mengorganisirnya secara bergantian.

“Pada hari ini bersamaan dengan kongres mahasiswa terkait organisasi dan mata kuliah yang tidak bisa ditinggalkan oleh beberapa kelas, namun sebisa mungkin kami optimalkan semua peran mahasiswa dengan mengatur aksi mahasiswa secara bergantian bagi yang sudah selesai dengan kegiatannya masing-masing,” tutur Aqidatul Wafiqoh, salah satu mahasiswa yang turun ke jalan.

Dana yang berhasil terkumpul yaitu sejumlah Rp. 19.378.200,- (Sembilan belas juta tiga ratus tujuh puluh delapan ribu dua ratus).

Armelia berharap segala sesuatu yang dialami oleh korban dan kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan untuk hidup dengan sehat dan normal dapat segera teratasi dan pulih kembali.

“Saya merinding melihat kondisi terakhir di Pekanbaru dimana asapnya sudah seperti kabut dan berwarna merah, bayi yang memakai tabung oksigen, saya merasa sangat prihatin untuk mereka, semoga dengan sedikit bantuan kita dapat membantu mereka untuk bernafas lega kembali, untuk membantu biaya pengobatan. Terimakasih kepada warga Bogor Barat yang telah menyisihkan hartanya kepada saudara-saudara kita melalui kepedulian kami, dan terimakasih juga kepada mahasiswa Polbangtan Bogor yang telah menyempatkan waktunya dan mengerahkan tenaganya untuk penggalangan dana ini,” imbuhnya.

-Ar-