Sun. Jan 26th, 2020

Polbangtan Bogor Siap Sukseskan Kostratani di Tanah Pasundan

BOGOR-WARTABOGOR.id –   Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar Sosialisasi Peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) sebagai Pusat Komando Stategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Darmawan Park Sentul, Selasa-Rabu (26-27/10). Kostratani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Sekitar 90 orang mengikuti sosialisasi. Sebagian besar dari mereka adalah penyuluh pertanian dari Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Tangerang Banten. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur II, Dr. Dwiwanti Sulistyawati,SP.,  M.Si mewakili Direktur Polbangtan Bogor.

Dalam sambutannya, Dwiwanti menuturkan bahwa Polbanagtan Bogor sebagai UPT di bawah Kementerian Pertanian berkomitmen mensukseskan Program Kostratani. “Saya berharap peran BPP sebagai ujung tombak program Kostratani ini semakin diperkuat fungsinya,” tambahnya.

Prof. Soemardjo dari Komisi Penyuluhan Pertanian Indonesia menjadi nara sumber pertama, memaparkan tentang Alternatif Kiprah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dalam mengemban amanah Kostratani di Era Industri 4.0. Guru besar Fakultas Ekologi Manusia IPB University ini mengungkapkan tiga tantangan pembangunan pertanian di era Industri 4.0. “Kita harus dapat mempermudah interaksi hulu-hilir sistim agribisnis/agroindustri, pembenahan sektor pertanian, dan petani harus dikondisikan menjadi siap untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan strategisnya,” jelasnya.

Dr. Ir. Adang Warya, MM, dosen Polbangtan Bogor menjadi nara sumber kedua. Dirinya memaparkan tentang Penguatan Peran BPP. Mantan Kapusluhtan ini menuturkan bahwa ada lima peran yang harus diperkuat oleh BPP. Pertama perkuat koordinasi program, kedua perkuat pembelajaran, ketiga perkuat kemitraan, keempat perkuat klinik agribisnis, dan kelima perkuat data dan informasi.

Menjelang berakhirnya acara, Dedy Kusnadi, SP., M.Si memandu rencana tindak lanjut (RTL) penerapan program penyuluhan pertanian. Anggota Tim Penyuluhan Polbangtan Bogor ini mengundang perwakilan peserta dari masing-masing kabupaten/kota untuk menyampaikan RTL sesuai spesifik lokasi masing-masing. Dari presentasi tersebut terungkap bahwa setiap daerah memilki permasalahan yang berbeda, termasuk cara mengambil langkah penyelesaiannya. Namun dari keenam kabupaten/kota tersebut semuanya satu suara untuk siap menyukseskan Program Kostratani terutama di Provinsi Jawa Barat dan Banten.

Reporter: Arif Prastiyanto

Editor: Ar