Rumah Zakat Upayakan Posyandu Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

BOGOR-WARTABOGOR.id- Sebagian masyarakat masih memandang posyandu sebelah mata,bahkan sekedar untuk melakukan imunisasi mereka ke Rumah Sakit padahal di Posyandu pun bisa. Sebenarnya Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pencegahan penyakit dan perbaikan gizi masyarakat.

Setiap hari kamis Minggu ke tiga merupakan hari buka Posyandu melati Kp. Nagrog RT/RW.001/012 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Dengan adanya pelatihan kader Posyandu dari Rumah Zakat secara terus menerus setiap bulan, pemberian makanan tambahan untuk balita dan pemberian sarana serta prasarana untuk mendukung kegiatan posyandu, maka kader menjadi semakin semangat dan pengunjungpun menjadi meningkat.

Rumah Zakat Upayakan Posyandu Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
“Memang kita sering mengikuti pelatihan-pelatihan kader Posyandu, tapi dengan adanya pembinaan dari Rumah Zakat ini kita lebih faham dan mengerti akan tugas-tugas kader karena peserta pelatihannya hanya satu Posyandu”, kata bu Evi salah satu kader Posyandu Melati RW 12 pamoyanan, Rabu (19-09-2018)

Dalam pelatihan bulan September Bu Fiska dari PKK Kota Bogor memberikan pemahaman tentang perlunya sinergitas antara kader Posyandu RT RW dan Dasa Wisma untuk melayani masyarakat.

Bu Wiwin salah satu yang rajin membawa anaknya ke Posyandu untuk melakukan penimbangan berat badan, imunisasi maupun pemberian vitamin A. Walaupun tergolong mampu untuk membawa anaknya ke dokter anak di Rumah Sakit,namaun perempuan yang tinggal di RT 001 RW 012 ini memilih untuk ke Posyandu.

“Saya yakin Posyandu ini pelayanannya sudah standar, karena bidannya juga tetap sama dari puskesmas, untuk imunisasi juga pasti sudah standar kementerian kesehatan, jadi ya apalagi yang diragukan”, ungkap bu Wiwin.

Selain itu menurut dia kader posyandu dan bidan juga mempunyai pengetahuan yang sangat baik, kadang mereka memberikan pengetahuan tentang kontrasepsi maupun pencegahan atau penanganan anak saat demam. Secara kuantitas Posyandu yang berada di Desa Berdaya Pamoyanan ini sangat membanggakan yaitu ada 14 Posyandu setiap RW ada. Tetapi kehadiran masyarakat untuk berkunjung pada saat hari buka Posyandu tdak lebih dari 60%.

Revitalisasi atau penguatan posyandu sudah dilakukan oleh pemerintah, dulu jarang sekali ada ibu-ibu yang mau datang ke Posyandu meskipun kadernya sudah berkeliling kampung, tetapi dengan adanya kegiatan revitalisasi ini sudah mulai meningkat.

Dengan adanya pembinaan dari Rumah Zakat ini semakin menguatkan kader posyandu untuk bekerja lebih keras dan lebih ikhlas lagi untuk melayani masyarakat.

Rumah Zakat Upayakan Posyandu Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata