Bahas Strategi Pengabdian Masyarakat di Masa Pandemi, UPPM Polbangtan Bogor Gelar Webinar

BOGOR-WARTABOGOR.id – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor melalui Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) menggelar Webinar bertajuk Kiat dan Strategi Pengabdian Masyarakat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru hari ini (Rabu, 7/10) melalui aplikasi Zoom.

Tiga pemateri tampil pada acara tersebut. Prof.Dr. Ir. Muhammad Taufik, M.Si dari Fakultas Pertanian Universitas Halouleo Kendari, Rida Hudaya, DUTech., ST., DEA dosen Politeknik Negeri Bandung, dan Dr. Dayat, SP., M.Si Kepala UPPM Polbangtan Bogor.

Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Polbangtan Bogor Dr. Ir. Siswoyo, MP. Dalam sambutannya ia menuturkan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan oleh Polbangtan Bogor. ”Salah satu program unggulan kami adalah Pembinaan Desa Mitra,” ungkapnya.

Menurutnya kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan program Kementerian Pertanian dalam rangka regenerasi petani dan penguatan kelembagaan petani. “Keberhasilan program ini akan dicapai jika didukung oleh pemangku kepentingan mulai dari pusat hingga desa, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) serta sivitas akademika,” pungkasnya.

Bertindak sebagai moderator Dr. Ir. Arifin Tasrif, MSc., MM. Ia menjabat sebagai Koordinator Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UPPM Polbangtan Bogor. Dosen Polbangtan Bogor ini membacakan curiculum vitae ketiga pemateri, kemudian mempersilahkan mereka memaparkan materi secara panel.

Pemateri pertama Prof. Muhammad Taufik memaparkan tentang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Era Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19. Ia menuturkan bahwa pengabdian masyarakat itu memotret permasalahan mitra-masyarakat, bukan permasalahn dosen. Menyikapi permasalahan PKM di era Covid-19, Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Halouleo ini membuat tiga model pendampingan, yaitu PKM di bidang kesehatan, pemulihan ekonomi, dan sosial.

Menurutnya, aspek kesehatan dapat dilakukan melalui pemanfaatan obat herbal, tanaman TOGA/hidroponik, edukasi hidup sehat, deteksi dini, isolasi, penanganan pasien, nakes/APS, rumah sakit, dan vaksin.

“Aspek Ekonomi dapat dilakukan melalui teknik budidaya, teknik pengendalian, teknik panen, pasca panen, pemasaran, dan industri kecil,” bebernya.

Pemateri kedua Rida Hudaya, memaparkan materi tentang E-farming Model sebagai Sarana Pengabdian Masyarakat. Menurut dosen Politeknik Negeri Bandung ini kondisi era pandemi Covid-19 membuat dirinya dan e-Farming Corpora Community yang didirikannya menginisiasi Program Ketahanan dan Kemandirian Pangan Keluarga dalam Suasana Mitigasi Wabah Covid-19 Berbasis Komunitas. Bahkan program ini ia tawarkan ke Belanda dan World Bank.

“Persoalannya, untuk mewujudkan gagasan ini perlu dana besar. Oleh karena itu kami menawarkannya ke World Bank dan dukungan Kemenristek BRIN,” pungkasnya.

Tampil sebagai pemateri terakhir,  Dr. Dayat memaparkan materi PKM yang dilaksanakan oleh UPPM Polbangtan Bogor. Menurut dosen Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan ini bahwa PKM unggulan Polbangtan Bogor adalah Desa Mitra dimana dilaksanakan secara bertahap selama empat tahun. “Program Desa Mitra kami launching tahun 2019, berikutnya kami lanjutkan setiap tahunnya hingga tahun 2022 nanti,” ungkapnya.

Berdasarkan Road Map Pembinaan Desa Mitra yang dibuat Dr. Dayat dan timnya, tahun 2019 adalah tahapan benah kelompok. Tahun 2020 ditetapkan sebagai tahun penumbuhan Gapoktan. Selanjutanya tahun 2021 mulai merintis penumbuhan kelembagaan ekonomi petani. Akhirnya di tahun keempat (2022) diharapkan kelompktani mampu mengembangkan jejaring usaha melalui tahapan pemantapan dan pengembangan.

Pada akhir paparannya Dr. Dayat merilis program prioritas PKM tahun 2020 yang dilaksanakan UPPM Polbangtan Bogor. Program pertama adalah peningkatan profesionalisme dan kompetensi dosen dan calon dosen. Kedua, penguatan kelembagaan Kostratani dan kelembagaan tani melalui PKM di lokasi Kostratani dan Desa Mitra. Sedangkan program ketiga adalah pengembangan model kerja sama dalam rangka peningkatan PKM.

Pewarta : Arif Prastiyanto

Sumber : Polbangtan Bogor