Direktur Polbangtan Bogor Resmikan Program Desa Berbasis Pertanian di Sukabumi

SUKABUMI-WARTABOGOR.id – Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah memperkenalkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern di Indonesia melalui Kostratani, yaitu dengan memperkuat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melalui teknologi 4.0 untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional. SYL meminta untuk meningkatkan kemampuan petani yang maju, mandiri dan berdaya saing dalam rangka mendukung pengembangan petani pengusaha milenial. Merespon harapan Mentan, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat mendukung program Kostratani dengan menguatkan petani di desa melalui Program Desa Berbasis Pertanian.

Minggu (01/03) digelar Seminar Sehari dalam rangka Launching dan Bimbingan Teknis Program Desa Berbasis Pertanian Kabupaten Sukabumi di Pendopo Kabupaten Sukabumi. Acara yang digagas oleh

Kelompok Dai Peduli Pendidikan, Pertanian dan Kesehatan (KDPPPK) Wil. 1 Bocimi (Bogor, Cianjur, Sukabumi) dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabum, MUI, 20 Kepala Desa, dan perwakilan Kelompok Wanita Tani, dan beberapa perwakilan instansi.

Ketua panitia sekaligus ketua KDPPPK M. Toha Hidayat mengatakan bahwa program ini sebagai bagian dalam rangka mendukung mensukseskan program Kostratani Kementerian Pertanian. “Dengan Program Desa Berbasis Pertanian ini diharapkan mampu melahirkan petani-petani milenial di Sukabumi,” jelasnya.

Mewakili Kementerian Pertanian, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor Dr. Ir. Siswoyo, MP membuka secara resmi Launching Program Desa Berbasis Pertanian Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya dirinya mengatakan bahwa sangat mengapresiasi program ini. “Ini sangat sejalan dengan program Mentan SYL, apalagi selama ini Polbangtan Bogor selalu bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi,” ungkap Siswoyo.

Usai membuka acara, Siswoyo didaulat menjai narasumber pada seminar. Dalam paparannya, dirinya memaparkan Program Kementerian Pertanian seperti Gedor Horti, Grasida, Sikomdando, KUR, Gratieks, PMS, Perbenihan dan Inovasi Teknologi. “Petani juga dapat memanfaatkan Kredit Usaha Kecil (KUR) untuk membantu permodalan usahataninya dengan syarat dan bunga yang ringan,” jelasnya.

Mengakhiri paparannya, Siswoyo berharap Program Desa Berbasis Pertanian di Kabupaten Sukabumi ini dapat berjalan lancar, didukung intansi terkait dan masyarakat Sukabumi sehingga tujuan menghasilkan petani dan pengusaha milenial dapat terwujud.

Pewarta : Arif Prastiyanto

Editor : Ar