IKADI Kota Bogor Gelar Pelatihan Nasional 10 Ribu Khotib, Diikuti 40 Calon Khotib

BOGOR-WARTA BOGOR — Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Bogor menggelar Pelatihan Nasional 10 Ribu Khotib pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Bertempat di Gedung Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, kegiatan ini dihadiri oleh 40 calon khotib.

Pelatihan ini dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan target total peserta sebanyak 10 ribu orang. Merupakan bagian dari program nasional IKADI, kegiatan ini bertujuan mencetak khotib‑khotib yang kompeten, memiliki wawasan keislaman yang kokoh, serta mampu menyampaikan khutbah dengan benar dan efektif.

Rangkaian kegiatan berlangsung dari pukul 08.00 sampai 15.00 WIB. Sesi pembukaan disiarkan secara langsung lewat siaran live yang menghubungkan peserta dari banyak daerah, sehingga menjadi momen kebersamaan dalam pembinaan dakwah berskala nasional.

Ketua IKADI Kota Bogor, Dr. Hepi Andi Bastoni, M.A., M.Pd.I., menuturkan bahwa pelatihan ini memberikan bekal penting bagi para calon khotib sebelum bertugas di mimbar Jumat.
“Pelatihan ini sangat penting untuk membekali para calon khotib, baik dari sisi penguasaan materi, pemahaman agama, maupun kemampuan menyampaikan khutbah. Kita berharap mereka siap berkhidmat di masjid‑masjid, khususnya di Kota Bogor dan secara umum di seluruh Nusantara,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran khotib sangat strategis bagi umat Islam. Khutbah Jumat bukan sekadar rutinitas mingguan, melainkan sarana untuk menyampaikan pesan keislaman, memperkuat keimanan, membangun akhlak, serta mengajak masyarakat hidup sesuai tuntunan Al‑Qur’an dan Sunnah. Karena itu, pembinaan berkelanjutan diperlukan agar khotib tidak hanya paham ilmu agama, tapi juga bisa menyampaikan pesan secara jelas, santun, dan relevan dengan kehidupan sehari‑hari.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelatihan 10 Ribu Khotib se‑Nusantara perwakilan Kota Bogor, Ustaz Teguh Purwanto, menyampaikan antusiasme yang tinggi terlihat dari para peserta. Semangat itu menunjukkan kepedulian mereka untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sebagai calon khotib. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang didapat bisa diterapkan saat bertugas di masjid masing‑masing.

Program 10 Ribu Khotib juga masuk dalam rangkaian persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) IKADI yang diagendakan pada akhir November 2026. Melalui kegiatan ini, IKADI berkomitmen memperluas jangkauan dakwah dan meningkatkan kualitas sumber daya da’i di Indonesia. Para peserta diharapkan bisa menjadi kader yang memperkuat dakwah di tingkat lokal maupun nasional, serta berkontribusi memakmurkan masjid dan membina umat. (Is)