WARTA BOGOR – Pulau Little St James di Kepulauan Virgin Amerika Serikat dikenal publik dengan berbagai sebutan. Penduduk setempat menjulukinya “Pulau Pedofil”, sementara Jeffrey Epstein menyebutnya “Little St Jeff’s”. Bagi dunia internasional, pulau tersebut lebih dikenal sebagai “Pulau Epstein”, yang menurut para pengacara korban menjadi lokasi terjadinya berbagai kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.
Berikut sejumlah fakta tentang Pulau Epstein yang mencuat ke publik:
1. Tempat Persembunyian yang Sangat Terisolasi
Jeffrey Epstein menggunakan dua pulau pribadinya, Little St James dan Great St James, sebagai tempat tinggal sekaligus lokasi urusan bisnis. Dalam presentasi bisnis tahun 2012, Epstein menyebut Kepulauan Virgin AS sebagai wilayah yang “sempurna” karena tingkat isolasinya yang tinggi. Dalam presentasi yang sama, ia mengatakan, “Saya bukan orang gila”.
Berkas Epstein merujuk pada ribuan halaman dokumen yang dihasilkan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap Jeffrey Epstein atas tuduhan perdagangan seks.
Berkas tersebut mencakup lebih dari 300 GB data, kertas, video, foto, dan audio dari FBI. Ini termasuk transkrip wawancara dengan korban dan saksi serta barang-barang yang disita selama penggerebekan.
Mereka yang menyerukan rilis dokumen-dokumen tersebut ingin melihat apakah dokumen-dokumen itu akan mengungkap keterlibatan orang lain dalam aktivitas Epstein. Namun, sekadar muncul dalam berkas-berkas tersebut tidak menunjukkan adanya kesalahan.
2. Digerebek FBI pada 2019
Beberapa hari setelah kematian Epstein pada 10 Agustus 2019, agen FBI dan penyelidik Departemen Kepolisian New York menggerebek Little St. James.
Penggeledahan itu menghasilkan “sejumlah besar materi, termasuk lebih dari 300 gigabyte data dan bukti fisik”, kata sebuah memo dari FBI.
3. Hanya Bisa Diakses dengan Helikopter
Pulau-pulau ini hanya bisa dijangkau melalui helikopter atau kapal pribadi. Biasanya, Epstein terbang dengan jet pribadinya ke Bandara St. Thomas sebelum melanjutkan perjalanan dengan helikopter menuju pulau tersebut.
Little St James berukuran sekitar 28 hektar, sedangkan Great St James berukuran 67 hektar.
4. Dibeli dengan Nilai Jutaan Dolar Pada April 1998
Sebuah perusahaan bernama LSJ membeli Little St James seharga USD7,95 juta dan dokumen kemudian mengungkapkan bahwa Epstein adalah satu-satunya anggota perusahaan tersebut.
Great St James dibeli pada tahun 2016 seharga US$22,5 juta oleh Epstein. Kedua pulau tersebut sering dikunjungi oleh pelaku kejahatan seksual itu, dan penduduk setempat menuduhnya membawa gadis-gadis di bawah umur ke kedua pulau tersebut, tetapi sebagian besar tuduhan berasal dari Little St James.
5. Lokasi Aktivitas Ilegal
Virginia Giuffre mengklaim bahwa mantan pangeran Andrew Mountbatten Windsor memperkosanya di Little St James.
Ghislaine Maxwell, rekan lama dan kekasih Epstein, memberikan kesaksian kepada pemerintah AS bahwa ia berada di pulau itu ketika Andrew berkunjung, tetapi “tidak ada gadis di pulau itu” pada saat itu.
Maxwell dihukum karena perdagangan seks, konspirasi, dan pengangkutan anak di bawah umur untuk aktivitas seksual ilegal pada tahun 2021.
Pengacara Maxwell memberi tahu pengadilan New York minggu ini bahwa ia berencana untuk mengajukan permohonan pembebasan kembali.
Pelaku kejahatan seksual yang dihukum, Jeffrey Epstein, sengaja mencari beberapa orang paling berpengaruh di dunia.
6. Gadis-gadis Muda Tak Disembunyikan
Menurut penduduk setempat, Epstein hampir tidak berusaha menyembunyikan gadis-gadis muda yang bepergian bersamanya ke pulau itu.
Pada tahun 2019, setelah kematiannya, dua karyawan dari landasan udara di pulau tetangga St. Thomas mengatakan kepada Vanity Fair bahwa mereka menyaksikan Epstein naik pesawat dengan gadis-gadis muda.
“Dalam beberapa kesempatan saya melihat Epstein keluar dari helikopternya, berdiri di landasan pacu di depan menara pengawas saya, dan naik ke jet pribadinya bersama anak-anak perempuan,” kata karyawan anonim tersebut.
7. Memiliki Kuil Aneh dan Patung Sapi
Sebuah kuil bergaris biru, jam matahari, dan patung sapi Holstein-Friesian yang selalu bergerak adalah tiga benda aneh yang ditemukan di Little St James. Pulau ini juga memiliki beberapa kolam renang, lapangan tenis, helipad, dan beberapa vila tamu.
Epstein juga membangun sebuah vila dengan perpustakaan, pemandian Jepang, dan bioskop di pulau itu. Ia menghabiskan jutaan dolar untuk mengembangkan pulau itu selama kepemilikannya, lapor The New York Times, mengutip dokumen pemerintah.
Sebuah memo dari kepala satwa liar sebuah lembaga pemerintah pada tahun 2010 mengatakan bahwa pengembangan properti Epstein di pulau itu memiliki “sejarah panjang pengabaian yang keterlaluan dan terang-terangan terhadap peraturan lingkungan”.
Bangunan utama adalah sebuah rumah besar di titik paling utara pulau itu. Diyakini bahwa di sinilah Epstein menginap ketika berkunjung. Kuil tersebut telah menjadi landmark paling terkenal di Little St James, tetapi tidak jelas untuk apa bangunan itu digunakan.
Dokumen perencanaan yang dikeluarkan oleh Epstein pada tahun 2010 menyatakan bahwa bangunan itu adalah paviliun yang dirancang untuk musik, dan akan menampung sebuah grand piano.
Sumber: SINDOnews