JAKARTA – WARTA BOGOR – Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berencana menggelar demonstrasi di kawasan Tugu Tani dan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026).
Aksi tersebut dijadwalkan bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Yatalathof Imawan, mengatakan mahasiswa UI akan turun ke jalan bersama sejumlah kelompok lain. Namun, ia belum merinci kelompok yang akan bergabung maupun jumlah peserta aksi.
“BEM UI akan turun aksi besok. Pasti akan bersama dengan universitas lain dan koalisi masyarakat sipil lainnya juga,” kata Athof saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).
Athof menjelaskan, demonstrasi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat sipil terhadap kondisi saat ini. Menurutnya, gerakan mahasiswa tidak lagi sekadar meminta pemerintah mengevaluasi kinerjanya selama dua tahun terakhir.
“Dua tahun pemerintahan yang gagal untuk apa di evaluasi? Kita bergerak karena sudah tidak ada harapan. Kedaulatan rakyat direbut oleh penguasa dapat dilihat dari segala ironi dan penindasan di berbagai daerah. Jadi kita bergerak atas dasar ingin rakyat berdaulat juga,” tutur Athof.
Rencana demonstrasi pada 20 Oktober 2026 juga terlihat melalui unggahan sejumlah kelompok masyarakat sipil di media sosial. Aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), misalnya, mengunggah kritik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran selama dua tahun terakhir.
Sementara itu, Serikat Tahanan Politik kembali mengunggah poster bergambar burung Garuda dengan latar belakang biru dan tulisan “Peringatan Darurat”.
Meski demikian, belum ada informasi terperinci mengenai keterlibatan kelompok-kelompok tersebut dalam aksi yang direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Tani dan Tugu Proklamasi.
Sumber: Kompas