Bima Arya sebut pada Tahun 2024 Pembangunan di Kota Bogor Berkurang Drastis

BOGOR – WARTA BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut pembangunan pada tahun 2024 ini akan berkurang drastis dibandingkan pembangunan tahun 2023 lalu. Penyebabnya, anggaran pembangunan terambil semua untuk penyelenggaraan Pemilu 2024.

“Itu semua anggarannya disedot tahapan Pemilu. Seluruh Indonesia seperti itu. Kalau dulu ada rasionalisasi Covid, sekarang disedot pemilu,” ujar Bima Arya di Balai Kota Bogor, Senin (8/1/2024).

Meski anggaran tersedot ke tahapan pemilu, ada beberapa proyek pembangunan yang harus tetap berjalan. Terutama pembangunan sarana prasaranadi tiap kecamatan, serta penanganan bencana.

Selain itu, anggaran untuk proyek kesehatan dan pembangunan sekolah harus terus berlanjut.

“Lalu, tahun ini juga kan berlanjut (sekolah). Apalagi pembangunan dua sekolah berjalan,” tambah Bima.

Bima juga berharap tahun ini, anggaran 2024 harus bisa juga menopang program BTS Transpakuan. Selama ini, BTS hanya mengandalkan pemerintah pusat saja.

“BTS saya rasa tidak bisa mengandalkan pusat saja. Harus bisa dan ada alokasi subsidi dari Pemda,” lanjut Bima.

Sementara itu untuk proyek pedestrian, Bima mengatakan masih akan tetap ada. Tetapi tidak sebanyak tahun lalu.

“Itu kan anggarannya ditekan buat pemilu. Tahun ini berlanjut hanya di Ahmad Yani serta R3,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan khusus pedestrian di tahun 2024, proyek pembangunan pedestrian hanya proyek lanjutan saja.

“Yang jelas ada. Tapi jumlahnya tidak signifikan seperti tahun lalu. Ada lanjutan pedestrian Ahmad Yani sama Cifor,” kata Rena, Senin (8/1/2024).

Pedestrian itu ternyata sisa proyek yang terkena refocusing  anggaran tahun 2023 lalu.

Untuk Cifor, pembangunan pedestrian hanya memiliki panjang 200 meter saja pada tahun ini.

 

Sumber: TribunnewsBogor