JAKARTA – WARTA BOGOR – Angka militer Israel yang tewas dalam perang melawan Hamas di Gaza naik drastis. Menurut media setempat, The Times of Israel melaporkan bahwa kini jumlah tentara yang terbunuh mencapai 292 orang.
Angka ini diperkirakan terus bertambah seiring pengumuman Pasukan Pertahanan Israel terkait dua tentara yang terluka parah dalam serangan terbaru di Nablus pada Rabu malam.
“Mereka bernama Staf Sersan Eliya Hilel dari Tel Zion, dan Sersan Staf Diego Shvisha Harsaj dari Tel Aviv, Keduanya adalah prajurit infanteri dari Batalyon Nahshon Brigade Kfir,” tulis laman itu, Kamis (30/5/2024).
Selanjutnya, ada pengumuman lain secara terpisah, dimana ada seorang anggota militer yang tewas dalam peperangan melawan Hamas di Jalur Gaza Utara.
“Staf Sersan Yedidya Azugi dari Batalyon 101 Brigade Penerjun Payung tewas saat melawan Hamas di Jalur Gaza Utara,” tambah laporan itu.
Sementara itu, informasi dari media lokal Palestina, sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam melaporkan berhasil menyerang pasukan Israel di wilayah Rafah. Sasaran yang diserang adalah tank tentara Israel Merkava.
“Brigade Al-Qassam menargetkan tank zionis Merkava dengan peluru Al-Yassin 105 di dekat persimpangan Al-Abd Jabr di kamp Yabna di Kota Rafah, Selatan Jalur Gaza,” bunyi laporan itu dimuat Palestine Cronicle.
“Pejuang Al-Qassam berhasil melakukan operasi kompleks setelah memikat pasukan zionis untuk melakukan penyergapan di dekat sekolah Al-Shouka, sebelah timur Rafah. Mereka meledakkan alat peledak Ra’adiya, menewaskan empat anggotanya dan melukai beberapa lainnya,” tambahnya.
Disisi lain, militer Israel mengoperasikan kendaraan tempur lapis baja M-113 ke Rafah. Namun, sistem pengoperasiannya dilakukan jarak jauh. Penggunaan kendaraan ini dilakukan zona tempur berbahaya IDF, seperti Jabalia.
Sumber: CNBC Indonesia