KAMMI Bogor Tantang Atang Benahi Kota Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR- Suasana pemilihan Wali Kota Bogor semakin meriah dengan dimulainya pengenalan dari berbagai bakal calon. Salah satunya adalah Atang Trisnanto, Ketua DPRD dan ketua DPD PKS Kota Bogor, yang siap maju dengan slogan “Bogor Aman”.

Dalam acara yang digelar di Simple Coffee Bubulak Bogor, Kang Atang sapaan akrabnya memaparkan visi dan misinya dalam acara bertajuk “Tanya Atang”. “Bogor Aman adalah komitmen kami untuk membangun Bogor yang lebih Digital, modern, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Atang di depan peserta yang datang, Rabu (26/06).

Atang berjanji untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bogor dengan menghapuskan sistem Zonasi dengan disesuaikan kebutuhan di Kota Bogor. Selain itu, Atang berencana membangun ekosistem digital di Kota Bogor untuk mendukung bisnis rintisan dan inovasi teknologi. “Kami ingin Bogor menjadi kota teknologi yang siap bersaing di era digital,” tambahnya.

Hal tersebut direspon oleh Jodi Setiawan, Ketua KAMMI Bogor yang hadir dalam acara diskusi tersebut. Menurutnya ini merupakan suatu pengenalan bakal calon walikota dengan metode baru, karena kita bebas bertanya untuk menguji narasi dan gagasan Atang.

KAMMI Bogor menantang Atang Trisnanto untuk tidak sekadar berjanji, tetapi membuktikan keberaniannya dalam menangani persoalan serius seperti perjudian online dan keamanan kota.

Jodi Setiawan menekankan perlunya program konkret yang mampu mengubah wajah Kota Bogor, bukan sekadar retorika kosong dalam kampanye.

“jika dilihat akhir – akhir ini banyak sekali persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Bogor, mulai dari judi online sampai dengan masalah keamanan yaitu tawuran, untuk itu perlu keberanian dan program nyata dalam membenahi masalah tersebut, kami berharap jika Pak Atang jadi walikota bisa membenahi masalah masalah tersebut, tidak hanya janji belaka”, Ujar Jodi Ketua KAMMI Bogor.

Seperti yang sudah diketahui pemilihan Wali Kota Bogor akan diadakan pada akhir tahun ini, dan dengan semakin banyaknya bakal calon yang mengajukan program unggulan mereka, warga Kota Bogor dihadapkan pada pilihan yang tepat. (Iskandar)