JAKARTA – WARTA BOGOR – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan situasi Covid-19 di Indonesia mengalami peningkatan terutama di 21 provinsi dalam beberapa pekan terakhir.
“Kemenkes telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Lonjakan Kasus Covid-19,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, Jakarta, Kamis (14/12/2023).
Menurut laman resmi Emerging Kemenkes RI, provinsi yang mengalami peningkatan kasus antara lain Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.
Peningkatan juga terjadi di Kepulauan Riau, Lampung, NTT, Papua Barat, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Kasus mingguan Covid-19 nasional per 9 Desember 2023 dilaporkan menyentuh angka 554 kasus positif. Grafiknya dilaporkan menanjak mulai pekan ke-41 atau periode 8-14 Oktober 2023, kasus mingguan meningkat 134 persen per pekan.
Sedangkan kasus Covid-19 hari ini dilaporkan ada 359 kasus, sebanyak 79 diantaranya sudah sembuh dan total kasus aktif mencapai 1.449 kasus.
Nadia memastikan peningkatan kasus ini tidak dikuti dengan peningkatan rawat inap atau kematian. Namun, Kemenkes menyatakan perlu ada upaya pencegahan penularan serentak oleh seluruh elemen masyarakat.
“Kasus Covid-19 kali ini didominasi oleh sub-varian EG.5 yang merupakan turunan dari varian Omicron dan masuk kedalam kategori Variants of Interest (Vol) atau varian yang memiliki mutasi genetik yang diprediksi dapat mempengaruhi karakteristik klinis virus,” ungkapnya.
Lanjut Nadia, karakteristik dari sub-varian ini dapat menyebabkan peningkatan kasus dan menghindari kekebalan sehingga lebih mudah menginfeksi tetapi tidak ada perubahan tingkat keparahan.
Sumber: Antaranews