Olahan Nugget Ayam & Sayur Menjadi Inovasi Baru Polbangtan Bogor Tambah Wawasan Desa Mitra Binaan

BOGOR-WARTABOGOR.id-Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan dharma yang wajib dilaksanakan oleh setiap perguruan tinggi. Tahun 2021 adalah tahun ketiga pembinaan Desa Mitra yang dilakukan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor dengan target merintis penumbuhan kelembagaan ekonomi petani dan akhirnya di tahun keempat (2022 nanti, red.) diharapkan mampu mengembangkan jejaring usaha melalui tahapan pemantapan dan pengembangan.

Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan menyampaikan, pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan.

“Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional. Regenerasi petani merupakan harga mati yang harus segera kita realisasikan bersama,” tutur Mentan SYL.

Senada dengan pernyataan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda. “Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya.

Kali ini kelompok tani Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor diajarkan cara budidaya ayam buras serta demonstrasi hasil pengolahan nugget ayam dan sayur. “Saya berharap kegiatan pendampingan tahun ketiga pada 2021 ini dapat memberikan manfaat ilmu, inovasi, dan memberikan dampak ekonomi yang baik untuk seluruh anggota poktan”, ujar Wardani selaku Koordinator pendamping kelompok tani disela penyuluhan. Wardani juga mengajak seluruh anggota dan pengurus berkomitmen untuk mengembangkan usaha secara bersama-sama.

Kegiatan pendampingan dan penyuluhan dari polbangtan disambut dengan baik oleh petani “Kami berharap kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Pak Wardani dan tim bisa terus berlangsung, (dan) memberikan materi-materi yang sesuai dengan kebutuhan kami di kelompok.” ujar Yayat selaku ketua poktan. Yayat juga menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan yang telah dilaksanakan mampu memberikan dampak yang positif bagi petani.

Pewarta: Ardianinda Wisda
Sumber: Ni Kadek Karisma