Pentingnya Pilah Sampah: Mahasiswa KKN FAIPG Universitas Djuanda Bogor Melakukan Sosialisasi Edukasi Pilah Sampah di SDN Kilenjong

BOGOR-WARTA BOGOR-Kehidupan manusia dengan semua aktivitasnya tidak terlepas dengan timbulnya sampah karena sampah merupakan hasil efek samping dari adanya aktivitas manusia baik berupa aktivitas rumahan maupun aktivitas industri. Seiring dengan perkembangan waktu, jumlah penduduk di suatu tempat tentunya akan semakin bertambah dan perkembangan teknologi pun semakin canggih serta pertumbuhan industri juga cukup pesat sehingga banyak menghasilkan sampah dalam berbagai macam jenis yang tentu saja akan menimbulkan berbagai masalah lingkungan seperti banjir disamping mengancam timbulnya beragam penyakit yang mengganggu kesehatan manusia.

Keberadaan sampah saat ini dapat dikatakan “teman” dalam keseharian kita, dari mulai pagi saat membuka mata sampai larut malam menjelang tidur kita selalu berjumpa dengan sampah plastik. Selain berasal dari sampah rumah tangga yang ada di setiap rumah, sumber sampah lainnya yang tak kalah banyak adalah di sekolah. Bagaimana tidak, semua produk yang berada di lingkungan sekolah banyak sekali yang menggunakan bahan dasar plastik dalam proses pengemasan nya.

Di Desa Cigombong khususnya di RW 02 memiliki TPS-3R, akan tetapi kesadaran masyarakat akan pemilahan sampah masih terbilang rendah. Padahal pemilahan dari sumber munculnya sampah menjadi sangat penting dilakukan untuk meningkatkan persentase daur ulang sampah dan mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA. Apabila tiap individu terbiasa memilah sampah sedari rumah walaupun hanya dengan membedakan antara sampah organik dan anorganik, maka proses pengelolaan di TPS ataupun TPST 3R akan menjadi lebih mudah. Idealnya pemilihan dilakukan dengan membedakan sampah menjadi minimal 6 jenis, antara lain sampah organik, kaca, B3, kertas atau karton, plastik, dan residu.

Penanaman kebiasaan membuang dan memilah sampah yang tepat perlu ditanamkan sedini mungkin. Dalam hal ini selain membutuhkan peran keluarga sebagai orang yang paling dekat dengan anak, sekolah memegang peranan yang sangat penting. Oleh karena itu perlu adanya sosialisasi edukasi pilah sampah yang disampaikan pada anak-anak usia sekolah dasar.

Mahasiswa KKN FAIPG (Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru) kelompok 25 desa Cigombong bekerja sama dengan Yasmina Foundation dan PT. Tirta Investama Lido melaksanakan sosialisasi di SDN Kilenjong yang merupakan salah satu sekolah dasar di desa Cigombong. Tema dari sosialisasi ini adalah “Edukasi Pilah Sampah”, dimana mahasiswa dibantu oleh pihak Yasmina Foundation menyampaikan materi mengenai pembagian sampah organik dan anorganik yang dilanjutkan dengan aksi nyata operasi semut pilah sampah di lingkungan sekolah (06/08/2022).

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi pilah sampah ini siswa mempunyai pengetahuan baru tentang sampah organik dan anorganik, melatih kebiasaan baru untuk membuang sampah sesuai dengan jenisnya.” Ujar kepala sekolah SDN Kilenjong.

Dalam sosialisasi edukasi pilah sampah ini kami membagi siswa menjadi beberapa kelompok ketika operasi semut memilah sampah di lingkungan sekolah. Terlihat siswa sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi pilah sampah yang kami lakukan. Sosialisasi ini diakhiri dengan mengajak siswa untuk turut serta mengurangi jumlah sampah dengan cara membawa botol minum dan tempat makanan dari rumah.

Pewarta: Futeri Maharani Suradi