Sejumlah Investor Mulai Tertarik, Rencana Transportasi Trem di Kota Bogor Semakin Terwujud

BOGOR – WARTA BOGOR – Rencana Kota Bogor memiliki moda transportasi trem nampaknya akan semakin terwujud. Dilaporkan sejumlah investor disebut-sebut mulai tertarik untuk membiayai proyek ini.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan saat ini Pemkot Bogor sedang mempersiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang penugasan kepada Perumda TransPakuan (PTP) yang akan menjadi leading sector proyek tersebut.

Setelah Perwali disahkan, selanjutnya PTP akan diberikan tugas untuk memfinalisasi hasil uji kelayakan, yang sudah dilakukan berbagai pihak terutama Perusahaan Colas Rail Perancis.

“Dengan penugasan ini beberapa pihak terutama calon investor menyampaikan minatnya. Salah satunya PT. Yingke Matriks Indonesia yang sudah melirik perkembangan pembangunan trem di Kota Bogor,” ujar Dedie usai bertemu dengan para investor di Balai Kota, Senin (15/1/2024).

Dedie menambahkan, trem di Kota Bogor akan memiliki 4 koridor. Namun, koridor pertama yang akan lebih diprioritaskan terlebih dahulu, karena akan mengintegrasikan proyek strategis nasional (PSN) seperti moda Ligt Rail Transit (LRT) Jabodebek dan doubel track Paledang-Sukabumi.

Dedie menjelaskan rencana kehadiran LRT yang akan sampai di Terminal Baranangsiang, menjadi percepatan merodanya trem di Kota Bogor.

“Karena presiden sudah menyampaikan LRT Jabodebek ini akan dipercepat maka kami mencoba mencari solusi dalam waktu yang tidak lama. Pemerintah pusat sudah bangun double trek Paledang-Sukabumi tentu pergerakan masyarakat harus dipertimbangkan tidak mungkin di kotanya berantakan. Makanya antara Terminal Baranangsiang, Stasiun Paledang, Stasiun Bogor dan titik keramaian lain harus diintegrasikan,” ucap Dedie.

 

Sumber: Radar Bogor