SUKABUMI-WARTABOGOR.id – Sukabumi terus panen di pertengahan April. Hasil produksi petani yang baik di Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi membuat petani senyum petani tersungging.
Seperti yang dihasilkan Kelompoktani Mulya Tani yang melakukan panen raya sebesar 9,6 ton per hektar Gabah Kering Panen (GKP). “Kita panen padi seluas 10 hektar di wilayah Poktan Mulya Tani, dengan hasil 960 ton,” ungkap penyuluh pertanian wilayah binaan Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Sopyan.
Mengenai varietas padi yang ditanam, Sopyan mengatakan bahwa petani menanam padi varietas Ciherang. Menurut Sopyan ada penurunan harga gabah karena panen raya, sekarang harga GKP Rp 3.600 – 3800,- /kg dan harga Gabah Kering Giling (GKG) Rp 4800 – 5000,- /kg.
Pertanian merupakan sektor strategis yang terus digenjot produksinya. Sektor pertanian dituntut untuk terus memproduksi demi menjaga ketersediaan pangan dalam negeri. Produksi yang meningkat ini membuktikan pada masyarakat Indonesia secara umum untuk tidak perlu khawatir dengan ketersediaan pangan.
Seperti yang disampaikan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa sektor pertanian menjadi harapan, tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.
Arahan Mentan Syahrul ini dipertegas oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi yang menyatakan petani dan penyuluh terus bekerja untuk menyediakan pangan bagi rakyat Indonesia dengan tagar #pertanianmelawancovid19. “Inilah yang membuat kami semangat!,” tuturnya.
Pewarta : Ni Kadek Kharisma
Editor : Ar