Berita

58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan Akibat Konflik Timur Tengah

JAKARTA – WARTA BOGOR – Pemerintah didesak segera mengambil tindakan nyata untuk menjamin keselamatan sekitar 58 ribu jemaah umrah yang tertahan di sejumlah bandara akibat meningkatnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Penutupan wilayah udara di kawasan Timur Tengah pascaserangan tersebut memicu penundaan penerbangan secara besar-besaran. Kondisi ini membuat para jemaah berada dalam situasi rentan karena belum adanya kepastian terkait logistik maupun jadwal kepulangan ke Indonesia.

“Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri, Kementerian Haji dan Umrah, dan Kementerian Perhubungan harus melakukan koordinasi intensif untuk memetakan dan mendata jemaah terdampak. Caranya dengan menyediakan akomudasi darurat dan bantuan logistik,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDIP Abidin Fikri, Rabu (4/3/2026).

Advertisement

Ia juga menilai perlu adanya upaya pengalihan rute penerbangan alternatif serta penyusunan skema evakuasi secara bertahap apabila situasi konflik semakin memburuk dan membahayakan warga negara Indonesia yang sedang menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi.

Abidin menekankan bahwa perlindungan WNI adalah prioritas utama negara sebagaimana diamanatkan konstitusi. Pihaknya akan terus mengawal dan mengikuti secara seksama perkembangan perang yang berkecamuk di Timur Tengah serta secara ketat memastikan keselamatan jemaah umrah agar kembali aman ke Tanah Air.

“Pemerintah harus hadir penuh. Jangan biarkan jemaah terlantar sekaligus mengimbau jemaah dan pihak travel penyelenggara umrah tetap tenang mematuhi instruksi KBRI Kementerian Luar Negeri,” katanya.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: SINDOnews

Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

1 day ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

1 day ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

1 day ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

1 day ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

1 day ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

1 day ago