JAKARTA – WARTA BOGOR – Badan PBB untuk pengunsi Palestina (UNRWA) dalam unggahan di media sosialnya pada Sabtu (6/7/2024) menyebut akibat konflik Hamas dan Israel yang masih terus berlanjut di Gaza, anak-anak yang berada di wilayah konflik itu menghabiskan waktu 6 hingga 8 jam sehari hanya untuk mendapatkan makanan dan air bersih, bahkan mereka harus membawa beban berat dan berjalan yang sangat jauh.
“Fasilitas sanitasi dan infrastruktur rusak parah, sehingga memaksa ribuan keluarga mengandalkan air laut untuk mencuci, mandi, bahkan minum,” tulis UNRWA dalam postingannya.
Israel tidak menghentikan serangannya ke Jalur Gaza meski Mahkamah Internasional (ICJ) melalui putusannya memerintahkan untuk menghentikan serangan di Rafah yang diduga melanggar Konvensi Genosida.
Terbaru, setidaknya 16 orang tewas dalam serangan Israel di Gaza Tengah ke sebuah sekolah yang dijadikan tempat pengungsian oleh keluarga-keluarga Palestina pada Sabtu (6/7/2024). Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan serangan Israel itu mengincar militan.
Akibat serangan Israel yang dilakukan sejak 7 Oktober 2023 lalu, serangan tersebut telah menewaskan 38.089 warga Palestina dan 87.705 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, setidaknya 10 ribu orang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan yang hancur akibat bom Israel. Organisasi Internasional dan Palestina menyebut sebagian besar korban tewas dan luka adalah perempuan dan anak-anak.
Sumber: tempo.co
BOGOR-WARTA BOGOR – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ummul Quro Bogor telah menyalurkan bantuan berupa santunan…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,…
BOGOR - WARTA BOGOR - Rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Sawangan, Bojonggede hingga Salabenda…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) akan menerapkan aturan baru dalam pelaksanaan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Bendera Merah Putih raksasa kembali diarak di tengah Kota Bogor…
BOGOR - WARTA BOGOR - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) resmi menutup…