Berita

Bahas Penyuluhan Masa Depan, Polbangtan Bogor Gelar Webinar

BOGOR-WARTABOGOR.id – Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) Jurusan Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor sukses menggelar Webinar bertajuk “Penyuluhan di Masa Depan” Jumat lalu (19/06). Acara yang diikuti sekitar 200 peserta ini dibuka secara resmi oleh Direktur Polbangtan Bogor Dr. Ir. Siswoyo, MP secara virtual melalui aplikasi zoom.

Lima narasumber tampil membawakan materi seputar masa depan penyuluhan pertanian di tengah pandemi. Dr. Lukman Effendy, M.Si mengangkat tema Peran Strategik Petani Milenial di Era Kenormalan Baru. Dedy Kusnadi, SP., M.Si memberikan materi tentang Konsepsi Penyuluhan Pertanian Era Teknologi Informasi. Oeng Anwarudin berbicara tentang Optimalisasi Media Penyuluhan Pertanian Era Pandemi & Adaptasi Normal Baru. Rudi Hartono, SST., MP memberikan materi tentang Pembuatan Blog Penyuluhan. Arif Prastiyanto, SP., MP berbagi Tips Membuat Vlog Penyuluhan.

Moderator webinar Wida Pradiana, SP., M.Si sangat sistematis memandu jalannya acara. Sebelum mempersilahkan narasumber menyampaikan materinya Wakil Direktur III yang juga dosen Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan ini membacakan biodata kelima narasumber. “Kelima pemateri kali ini adalah ekpert di bidangnya, untuk itu tanpa berlama-lama mari kita ikuti bersama penyampaian materi dari masing-masing narasumber,” ucap Wida.

Advertisement

Dedy Kusnadi didaulat tampil sebagai pemateri pertama. Menurutnya ada empat tahapan kondisi ideal  dilakukan penyuluh dalam kurun waktu empat tahun ke depan (2019-2022). “Keempat tahapan itu antara lain peran sebagai fasilitator, peran sebagai formulator, peran sebagai inovator, dan peran sebagai Konsultan agribisnis,” ungkapnya.

Sebagai pemateri kedua, Lukman Effendy mengupas karakter dan peran petani milenial di era new normal. Dirinya mengatakan bahwa petani milenial yang telah teruji sebagai sosok yang Agile. “Ia harus memiliki karakter dan kompetensi yang memadai untuk dioptimalkan perannya sebagi pelaku  sekaligus sebagai model enterpreneur pertanian  Indonesia,” paparnya.

Oeng Anwarudin, sebagai penampil ketiga, mengajak penyuluh mengoptimalkan media penyuluhan ditengah pandemi dan era new normal. Menurutnya, media yang adaptif dengan kondisi saat ini adalah media digital atau medsos dan kombinasi jenis media lainnya dengan media digital atau medsos. Contoh sederhanya adalah melalui aplikasi whatsapp, Youtube, atau zoom seperti yang kita lakukan sekarang,” jelasnya.

Advertisement

Pemateri keempat, Rudi Hartono berbagi pengetahuan tentang pembuatan blog penyuluhan. “Blog dapat kita manfaatkan untuk menyampaikan materi-materi penyuluhan yang dapat dikombinasikan antara tulisan dengan foto dan video,” ungkapnya.

Pemateri terakhir, Arif Prastiyanto berbagi tips tentang Pembuatan Vlog Penyuluhan. Alumni Sosiologi Pedesaan dan Penyuluhan Pertanian Magister Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian UNPAD ini menjelaskan tentang pengertian, jenis dan langkah-langkah pembuatan vlog untuk penyuluhan. Ia mengatakan bahwa ada empat hal yang harus dilakukan sebelum memproduksi vlog. “Keempat hal tersebut antara lain Buat Ide Cerita, Buat Timeline, Buat Naskah, dan Rehearsal atau berlatih di depan kamera sebelum action di lapangan,” paparnya.

Mengakhiri acara, Direktur Polbangtan Bogor Siswoyo mengucapkan terima kasih kepada pemateri dan peserta yang telah berpartisipasi pada webinar kali ini. “Ke depan, penyuluh harus adaptif karena alam akan melakukan seleksi. Demikian juga dengan kurikulum pendidikan di Polbangtan juga perlu disesuaikan dengan perkembangan jaman,” tutur Siswoyo mengakhiri sambutan penutupan.

Advertisement

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan Penyuluh Pertanian merupakan garda terdepan mewujudkan cita-cita Indonesia menjadi lumbung pangan. “Kalian (penyuluh pertanian) adalah otaknya petani, pemegang manajemen pertanian di lapangan. Kalian yang menunjukkan mulai dari hulu ke hilir, mulai dari tanam sampai petik hingga jual,” seru Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo kepada para penyuluh pertanian penuh semangat.

Pewarta : Arif Prastiyanto

Sumber : Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

2 days ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

2 days ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

2 days ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

2 days ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

2 days ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

2 days ago