Biskita Transpakuan Bogor Dijadwalkan Beroperasi Kembali pada 8 April 2025

BOGOR – WARTA BOGOR – Setelah tidak beroperasi selama hampir empat bulan, layanan Biskita Trans Pakuan Bogor akan kembali beroperasi lagi. Seperti yang diketahui bersama, layanan bus berbasis Buy The Service (BTS) ini vakum dari kota hujan tersebut sejak 1 Januari 2025.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan, saat ini tahapan proses telah sampai pada persiapan dan penyediaan layanan operator bus.

“Ditagertkan pada 8 April 2025, Biskita sudah bisa beroperasi kembali.Jadi, memang membutuhkan waktu dari proses purchasing hingga pelaksanaan, kurang lebih satu minggu, bertepatan dengan mulainya kembali aktivitas warga,” ujar Marse dikutip pada Kamis (3/4/2025).

Lebih lanjut, Marse menyebutkan proses penentuan penyedia atau operator yang dipilih akan memakan waktu satu hingga dua hari.

Sesuai aturan, pengadaan operator dilakukan melalui e-tendering atau e-purchasing, yaitu tata cara pembelian barang atau jasa melalui sistem katalog elektronik (e-catalogue) yang diselenggarakan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP).

Proses tersebut dilakukan melalui e-Katalog V6 atau INAPROC Katalog Elektronik. Saat ini, beberapa operator sudah membuat etalase di INAPROC Jasa Operator Bus Sedang.

Pada keterangan yang sama, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menjelaskan proses e-Katalog ini dilakukan setelah sebelumnya melalui penganggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor.

“Perpindahan alokasi anggaran ini dilakukan setelah subsidi Biskita Trans Pakuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diputus dan dialihkan ke Kota Bogor,” kata Dedie.

Sementara itu, pada tahap awal beroperasi kembali, hanya akan ada dua koridor saja. Untuk besaran tarif, masih akan sama dengan tarif sebelumnya yakni Rp 4.000.

 

 

 

 

Sumber: Kompas.com