KABUPATEN BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menyiapkan infrastruktur dan pusat pertumbuhan ekonomi sebagai langkah konkret mendukung pemekaran atau Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan persiapan pemekaran wilayah Bogor Timur dilakukan tidak hanya melalui proses administratif, tetapi juga lewat pembangunan fisik dan penyiapan kawasan strategis sebagai calon ibu kota daerah.
“Pemerintah pusat akan melihat dua hal utama, yakni potensi wilayah dan kesanggupan fiskal daerah. Karena itu, kami memulai pembangunan terlebih dahulu agar kesiapan Bogor Timur terlihat secara nyata,” ujar Rudy.
Ia menyebutkan, salah satu langkah konkret yang telah dilakukan Pemkab Bogor adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serah terima lahan yang direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Timur Kabupaten Bogor.
Rudy mengatakan lahan tersebut juga masuk dalam kawasan persiapan calon ibu kota Kabupaten Bogor Timur yang berlokasi di Kecamatan Sukamakmur.
Rudy menambahkan, tahapan awal pembangunan difokuskan pada pembukaan dan peningkatan akses jalan utama yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Melalui kerja sama dan MoU dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pembangunan jalan tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Bogor,” katanya.
Selain peningkatan akses jalan, Pemkab Bogor juga merencanakan pembangunan jalan baru sepanjang kurang lebih lima kilometer sebagai akses langsung menuju lokasi calon ibu kota Bogor Timur.
Serta tahapan pembangunan telah disusun secara bertahap dan terukur dengan target penyelesaian infrastruktur utama sebelum memasuki agenda nasional, dengan capaian jangka menengah hingga panjang sekitar 70 hingga 80 persen.
“Dengan kepastian bahwa pada tahap awal lokasi calon ibu kota Bogor Timur telah memiliki akses jalan serta infrastruktur penunjang yang memadai,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh Bogor Timur Burhanudin menilai langkah yang dilakukan Bupati Bogor sangat strategis karena langsung menyentuh kebutuhan dasar pengembangan wilayah.
Ia menyebut setidaknya terdapat tiga proyek besar yang akan direalisasikan, yakni pembukaan dan peningkatan akses jalan, pengembangan pusat kegiatan yang telah didukung anggaran, serta pembangunan awal koridor Puncak Dua.
“Pembangunan infrastruktur ini bukan hanya memberi manfaat bagi satu pihak, tetapi membuka akses secara menyeluruh dan mempercepat tumbuhnya kegiatan ekonomi,” kata Burhanudin.
Menurutnya, pemerintah daerah diharapkan tetap berperan sebagai fasilitator melalui skema kerja sama yang tepat, sehingga percepatan pembangunan dapat dilakukan tanpa membebani APBD secara berlebihan.
Sumber: pojok bogor
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…