Dies Natalis Polbangtan Bogor ke 3, Momentum Hasilkan Generasi Pertanian Unggul Menuju Smart Agriculture dan Entrepreneurship Ecosystem

BOGOR-WARTABOGOR.id – Ada suasana berbeda dalam peringatan Dies Natalis Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor tahun  ini. Tasyakuran sederhana dilaksanakan di aula Polbangtan Bogor di Kampus Cibalagung. Tidak banyak yang hadir, seluruh civitas akademika diwakilkan oleh Direktur, para Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, Kepala Unit, Kabag Umum,  Koordinator Kelompok Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Sub koordinator, perwakilan pegawai, dan yang lain mengikuti secara daring. Pandemi belum berakhir, peringatan dies natalis kali ini lebih kepada perenungan dan syukur kepada Ilahi karena Polbangtan sudah berumur yang ke tiga sejak dibentuk pada 25 Juni 2018.

Renungan tersebut dapat disimpulkan dari sambutan yang disampaikan oleh Ketua Senat,       Dr. Lukman Effendy bahwa ada empat poin yang perlu disikapi dan dukung sepenuhnya dalam pengembangan Polbangtan. Pertama, perubahan mindset bagi Civitas Academika Polbangtan Bogor, khususnya dalam menciptakan Job Creator dan Job Seeker; kedua, penguatan 5 pilar meliputi  Akademik, bisnis, pemerintah, komunitas dan Media; ketiga, perubahan dinamika lingkungan strategis, terutama RPP tentang Pendidikan Kedinasan; keempat, orientasi Pendidikan ke arah Smart Agribisnis

Dalam sambutannya, Direktur Polbangtan Bogor Dr. Detia Tri Yunandar menyatakan bahwa Polbangtan Bogor mampu bertahan, bertumbuhkembang, dan menunjukkan konsistensi dan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang mendidik dan menghasilkan sumber daya manusia pertanian yang unggul.

Salah satu  dosen  Polbangtan Bogor, Dr Momon Rusmono menyampaikan ucapan Selamat Dies Natalis Polbangtan Bogor. Menurut Beliau Pendidikan Pertanian di Polbangtan Bogor sebenarnya sudah memasuki usia ke 118 tahun, mengingat sejarah Polbangtan Bogor dulu adalah bekas Middelbare Landbouw School (MLS) sebagai sekolah pertanian yang berdiri pada tahun 1903. Beliau juga mengharapkan Polbangtan Bogor semakin “Maju, Mandiri dan Modern”.

Puncak acara Dies dilakukan dengan pemotongan tumpeng tanda syukur dan dilanjutkan mengikuti peringatan krida pertanian bergabung dengan Kementerian Pertanian secara virtual. Segenap pegawai menyampaikan ucapan selamat secara virtual sebagai ungkapan syukur atas eksistensi Polbangtan Bogor hasil transformasi pendidikan pertanian sebelumnya, lembaga pendidikan pertanian  tahun 118 di Indonesia.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) meyakini kaum milenial yang inovatif dan memiliki gagasan yang kreatif mampu mengawal pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern.

“Pemerintah Indonesia terus mendorong peran penting sektor pertanian dalam menciptakan lapangan kerja di pedesaan, meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional. Regenerasi petani merupakan harga mati yang harus segera kita realisasikan bersama”,tegas Mentan SYL.

Menurutnya pendidikan vokasi punya peran penting hasilkan petani milenial yang berjiwa enterpreneur. “Melalui pendidikan vokasi kita menghubungkan dengan industri-industri agar lulusannya sesuai dengan kebutuhan, dan siap untuk hal-hal yang baru”, tambahnya.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menegaskan “Tujuan pendidikan vokasi pertanian adalah menciptakan job creator dan job seeker yang andal, maju, mandiri dan modern”, tegas Dedi.

 

Pewarta: Hilmiyati K. CandraS

Sumber Polbangtan Bogor