Berita

Edukasi Jadi Benteng Pertahanan Diri Agar Tak Terjerat Penipuan Online

JAKARTA – WARTABOGOR.id – Belakangan ini pengetahuan masyarakat terhadap bisnis online yang kian berkembang dimanfaatkan oleh sejumlah orang tak bertanggungjawab untuk mencari celah dan melakukan penipuan.

Maka tak heran, kalau saat ini kasus penipuan tak hanya menjerat pembeli, tapi juga menjerat pada penjual online.

Agar terhindar dari penipuan online, Manager kebijakan publik dan hubungan pemerintah Indonesia E-commerce Association (idEA) Rofi Uddarojat dan pelaku UMKM bukalapak Putri Wanna sepakat kalau edukasi adalah hal yang perlu dilakukan untuk membentengi diri dari kejahatan online.

Advertisement

Bagi Wanna, salah satu upaya yang dilakukan adalah mengedukasi diri sendiri serta para karyawannya.

“Misalnya, saya memberitahu ke karyawan untuk menolak ajakan bertransaksi diluar platform atau melakukan COD via marketplace, dalam hal ini bukalapak,” kata Wanna dalam inspirator Sharing Session, kiat aman berbelanja online yang digelar live streaming liputan6.com dan bukalapak Senin (29/6/2020).

Ia menambahkan, intinya sebagai pelapak harus edukasi diri, karena meskipun kita paham, tapi belum tentu karyawan update informasi.

Advertisement

“Jadi kuncinya rajin-rajin baca informasi dari marketplace, jangan share password, dan jangan mau bertransaksi diluar marketplace,” pungkas Wanna.

Sementara Roffi menyebut pihaknya memiliki program awareness dan edukasi konsumen yang dilakukan oleh para pemilik platform e-commerce dan juga konsumen.

“Tujuan edukasi ini adalah memberikan pemahaman, baik kepada platform e-commerce maupun konsumen bahwa kepercayaan adalah hal yang perlu dijaga. Kelalaian pengguna atau dari pihak platform bisa merusak kepercayaan. Selain itu, edukasi juga bisa dilakukan melalui kampanye digital l, bisa disisipkan juga mengenai transaksi,” kata Rofi.

Advertisement

Lebih lanjut, dia menambahkan, agar para pengguna bisa keep up dengan teknologi, pengguna harus update informasi dan manfaatkan fitur-fitur di dalam platform.

“Cari informasi yang akurat dan jangan percaya informasi yang tidak tidak jelas sumbernya,” Rofi menjelaskan.(liputan6.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Daftar HP yang Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ada iPhone hingga Samsung

WARTA BOGOR - WhatsApp menghentikan layanan pada sejumlah ponsel lawas yang tidak lagi memenuhi persyaratan…

1 hour ago

KPK Ungkap Praktik Joki Skripsi Masih Terjadi di 91 Persen Perguruan Tinggi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan praktik joki tugas akhir atau…

3 hours ago
Advertisement

Dukung Semangat Belajar dan Menghafal Al-Qur’an, Infak ID Salurkan Paket Alat Tulis untuk 36 Santri Sabilul Quran Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR — Infak ID kembali menebar kebaikan melalui program kepedulian pendidikan, kali ini dengan…

14 hours ago

Di Tengah Lonjakan Harga Pangan, Rumah Zakat Salurkan Paket Beras untuk Warga Prasejahtera di Cibadak Sukabumi

SUKABUMI-WARTA BOGOR— Di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok yang kian terasa berat bagi masyarakat, Rumah…

14 hours ago

Kota Bogor Dapat Bantuan 160 Becak Listrik, Pemkot Siapkan Aturan Operasional

BOGOR - WARTA BOGOR - Kota Bogor mendapat bantuan 160 unit becak listrik dari Presiden…

16 hours ago

Bogor Jadi Ruang Pertemuan Sains dan Inovasi di Konferensi Biologi Tropis Internasional

BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menghadiri The 5th International…

1 day ago