Berita

Hampir Pasti Terjadi, Resesi Adalah ….

JAKARTA – WARTABOGOR.id – Resesi sudah ada di depan mata. Menkopolhukam Mahfud Md bahkan menyebut, pada bulan depan Indonesia 99,9% resesi atau hampir pasti resesi. Apa itu resesi?

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad menjelaskan, resesi adalah turunnya perekonomian nasional. Hal itu tampak dari pertumbuhan ekonomi yang minus dua kuartal berturut-turut.

Dia bilang, dengan kondisi Indonesia terkini maka tampak penurunan ekonomi yang signifikan imbas pandemi Corona.

Advertisement

“Kalau resesi intinya penurunan kondisi perekonomian dalam dua kuartal berturut-turut dibanding tahun lalu. Kalau kita lihat sekarang saja dibanding tahun lalu sebenarnya sudah minus 10,4% dalam kondisi normal. Kalau dulu 5,02% kemarin minus 5,3% itu kan selisihnya 10%. Dan kalaupun besok kuartal III minus 1 atau nol koma berarti kan sebesar 6 persen itu dalam banget,” katanya dikutip dari detikcom, Senin (31/8/2020).

Tanda-tanda resesi sendiri pernah diungkap Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati yang belum lama ini bercerita kondisi APBN hingga Juli 2020. Fiskal negara belum memberikan tanda-tanda yang bisa membuat ekonomi nasional melaju hingga akhir tahun ini.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini bahkan menyebut pertumbuhan ekonomi nasional berpotensi minus di sepanjang tahun 2020. Jika benar begitu, maka resmi Indonesia resesi.

Advertisement

Pada kuartal I – 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 2,97% dan di kuartal II – 2020 minus 5,32% akibat pandemi korona. Sementara untuk kuartal III – 2020, dia mengungkapkan outlook pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 0% hingga 2%. Hal tersebut menyusul belum terjadinya pembalikan ekonomi nasional yang solid.

“Kita memang melihat di kuartal III downside risk tetap menunjukkan risiko yang nyata, kuartal III outlook-nya antara 0% hingga negatif 2%,” kata Sri Mulyani dalam konferensi APBN Kita, Jakarta, Selasa (25/8/2020).

Dengan outlook tersebut, Sri Mulyani mengungkapkan pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2020 akan berada di kisaran minus 1,1% hingga positif 0,2%.

Advertisement

Sri Mulyani mengungkapkan setidaknya ada dua kunci yang bisa menyelamatkan ekonomi tanah air dari jurang resesi, yaitu konsumsi rumah tangga dan investasi.

“Kunci utamanya konsumsi dan Investasi,” kata Sri Mulyani.

Guna mendorong laju konsumsi rumah tangga, Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah akan mempercepat penyerapan belanja pemerintah. Dia mengaku akselerasi penyerapan belanja pemerintah juga akan berdampak pada perekonomian di kuartal III – 2020.

Advertisement

“Pemerintah akan terus memonitor dan meningkatkan kinerja dari belanja terutama yang berhubungan dengan pemilihan ekonomi sehingga tren untuk pemulihan ekonomi Bulan Juli bisa segera distabilkan dan dibuat jauh lebih bertahan dan positif sehingga kita betul-betul bisa memulihkan ekonomi pada kuartal ketiga dan selanjutnya,” jelasnya.

Sri Mulyani juga mengungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah menginstruksikan kepada beberapa Menteri ekonominya untuk fokus terhadap tingkat konsumsi rumah tangga dan investasi. (detikcom)

Advertisement
Share

Recent Posts

Prabowo Tunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi…

4 hours ago

Setelah KDMP, Pemerintah Siapkan Program Besar untuk 40 Ribu Desa di Indonesia!

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai mematangkan pelaksanaan…

13 hours ago
Advertisement

Uji Coba Kabogorbus Raup 28 Ribu Penumpang, Pemkab Bogor Siapkan Pengembangan Lanjutan

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mematangkan rencana pengembangan Kabogorbus sebagai…

16 hours ago

Ada Perbaikan Jogging Track dan Latihan Paskibra, Lapangan Sempur Bogor Ditutup Hingga 17 Agustus

BOGOR - WARTA BOGOR - Lapangan Sempur di Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, akan ditutup…

1 day ago

Prabowo Sebut Kekayaan Indonesia Bocor ke Luar Negeri Capai Ribuan Triliun Rupiah

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto kembali menyoroti persoalan kebocoran kekayaan Indonesia…

2 days ago

Dedie Rachim Luncurkan Program Mahasiswa Mengajar, Solusi Atasi Kekurangan Guru di Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi meluncurkan Program Mahasiswa…

2 days ago