JAKARTA,WARTABOGOR.id – Hari ini merupakan Hari Kebangkitan Nasional. Di Hari Kebangkitan Nasional ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat tetap semangat menghadapi pandemi virus Corona, yang berlangsung lebih dari setahun.
Pernyataan Jokowi di Hari Kebangkitan Nasional itu disampaikan melalui akun Twitter dan Instagramnya, Kamis (20/5/2021).
Seperti semangat Budi Utomo, Jokowi mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi COVID-19. Selain itu, juga untuk bersama-sama melangkah menuju Indonesia maju.
“Hari ini, dengan semangat Budi Utomo, kita bergotong-royong untuk bangkit dan menang melawan pandemi, dan bersama-sama melangkah menuju Indonesia maju,” ujarnya.
Sejumlah tokoh yang turut mendirikan organisasi ini antara lain, Dr Soetomo, Soeraji Tirtonegoro, Goenawan Mangoenkoesoemo, Gondo Soewarno, Soelaiman, Angka Prodjosudirdjo, M. Soewarno, Moehammad Saleh, dan RM. Goembrek. Namun ada satu sosok yang berperan penting dan menginspirasi, dr. Wahidin Soedirohusodo, yang juga alumni STOVIA
Dikutip dari laman Kemendikbud, peringatan Hari Kebangkitan Nasional sama dengan tanggal lahirnya organisasi Budi Utomo. Budi Utomo menjadi tonggak kebangkitan nasional Indonesia. Inilah yang menjadi alasan mengapa tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.
Pada 20 Mei 1908, di ruang Kelas Anatomi STOVIA, diselenggarakan pertemuan dan menghasilkan terbentuknya organisasi Boedi Oetomo dengan Ketua R Soetoemo, Wakil Ketua M Soelaiman, Sekretaris I Soewarno, Sekretaris II M Goenawan Mangoenkoesoemo, dan Bendahara R Angka.
dr Wahidin sering pergi ke kota-kota besar di Jawa untuk mengkampanyekan gagasan mengenai bantuan dana bagi pelajar pribumi berprestasi yang tidak mampu sekolah. Saat itulah ia bertemu dengan pendiri Budi Utomo.
dr Wahidin mencetuskan ide untuk mencerdaskan bangsa melalui ‘studiefonds’ atau dana pendidikan agar tidak mudah diadu oleh penjajah, sementara Soetomo dan kawannya yang memiliki rasa nasionalisme perjuangan yang tinggi menyepakati pembentukan Budi Utomo, yang menjadi cikal bakal dibentuknya Hari Kebangkitan Nasional. (Detiknews.com)