Jokowi Ungkap Penyebab Indonesia Sulit Setop Impor Beras

JAKARTA – WARTA BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap penyebab utama Indonesia sulit menyetop impor beras. Penyebabnya antara lain jumlah produksi yang tidak mencapai hingga meningkatnya jumlah penduduk.

“Yang kita harapkan adalah kita ini ingin tidak impor beras lagi, tapi itu dalam praktiknya sangat sulit karena produksinya enggak mencapai,” ujar Jokowi dalam acara pembinaan Petani Se-Provinsi Jawa Tengah, Banyumas, Selasa (2/1/2024).

Jokowi memaparkan ada sekitar 4 hingga 4,5 juta bayi yang lahir setiap tahun. Secara total, jumlah penduduk Indonesia hampir menyentuh 280 juta orang.

“Karena setiap tahun kita bertambah yang harus diberi makan, 4 juta-4,5 juta bayi yang baru lahir. Semua butuh makan. Pendudukan kita sudah hampir 280 juta jiwa, semua butuh makan, semua butuh beras,” ucap Jokowi.

Jokowi juga mengatakan banyak negara yang tidak mau mengekspor beras dan menggunakannya sebagai cadangan dalam negeri. Ia menyebut ada 22 negara yang mengurangi ekspor beras.

“Karena yang sekarang negara-negara yang memiliki beras itu dibeli pada enggak mau, 22 negara setop dan mengurangi ekspor beras, enggak mau lagi ekspor dipakai untuk cadangan strategis rakyatnya sendiri,” tambah Jokowi.

“Kita juga sama, kita harus berproduksi kalau berlebih dipakai cadangan strategis bagi pemerintah. Kalau negara lain butuh ya enggak apa-apa, tapi harganya mahal,” pungkas Jokowi.

 

Sumber: CNN Indonesia