Kota Bogor

JPO Paledang Akan Dibongkar Besok, Tiga Ruas Jalan Ditutup!

BOGOR – WARTA BOGOR – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang di Kota Bogor akan mulai dibongkar pada Jumat, 26 Juni 2026. Proses pembongkaran tersebut akan berdampak pada penutupan sementara tiga ruas jalan di sekitar lokasi selama pekerjaan berlangsung.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembongkaran JPO Paledang, Doddy Wahyudin, mengatakan ruas jalan yang akan ditutup meliputi Jalan Paledang arah utara, Jalan Mayor Oking arah selatan, serta Jalan Kapten Muslihat menuju Stasiun Bogor.

“Berikutnya Jalan Mayor Oking arah Selatan, dan terakhir Jalan Kapten Muslihat arah Stasiun Bogor,” ujar Doddy saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).

Advertisement

Penutupan jalan akan diberlakukan mulai pukul 00.00 WIB hingga 04.30 WIB setiap hari selama satu pekan. Menurut Doddy, pekerjaan utama pembongkaran diperkirakan berlangsung selama empat malam dan sengaja dilakukan pada malam hari untuk mengurangi dampak terhadap lalu lintas.

“Setelah jam 4 dibuka lagi, pengerjaan utama empat malam. Kami pilih malam meminimalisir arus lalu lintas, karena pergerakannya hanya 20 persen,” jelasnya.

Selama proses pembongkaran berlangsung, masyarakat diimbau menggunakan jalur alternatif. Dinas Perhubungan Kota Bogor juga akan menyiagakan personel di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.

Advertisement

Pembongkaran JPO Paledang akan melibatkan berbagai peralatan berat, di antaranya dua unit excavator, satu unit crane, enam unit dump truck, serta didukung sekitar 40 personel.

“Seluruh pengerjaan proyek kalau dikontrak itu selesai 30 hari, tapi kami berharap bisa lebih cepat dari itu, kalau bisa sih hanya 10 hari saja,” kata Doddy.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan berdasarkan hasil evaluasi teknis terhadap kondisi bangunan.

Advertisement

Berdasarkan penelitian Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, JPO Paledang dinilai sudah tidak layak digunakan.

Menurutnya, kemiringan jembatan yang mencapai lebih dari 30 derajat membuat fasilitas tersebut kurang ramah bagi lansia maupun penyandang disabilitas.

“Pekerjaan dilakukan berdasarkan evaluasi teknis dan kebutuhan penataan kawasan perkotaan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertata, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Sujatmiko.

Advertisement

Proyek pembongkaran JPO Paledang ini menelan anggaran sebesar Rp329 juta dan dilaksanakan melalui skema penunjukan langsung.

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: Radar Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Aliansi Mekkah, Begini Dahsyatnya Kekuatan Militer Arab Saudi, Turki, dan Pakistan

WARTA BOGOR - Para pemimpin Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah…

5 hours ago

Tak Lagi Andalkan Data Umum, Pemkab Bogor Petakan Kemiskinan hingga ke Rumah Warga

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat strategi penanganan kemiskinan dengan mengandalkan…

14 hours ago
Advertisement

Polres Bogor Sabet Juara 2 Nasional Inovasi Ketahanan Pangan

BOGOR – WARTA BOGOR - Polres Bogor berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih…

16 hours ago

Pemerintah Mulai Kaji Pembatasan Pertalite: Tak Lagi untuk Semua

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah tengah mengkaji rencana pembatasan pembelian Pertalite bersubsidi bagi kelompok…

16 hours ago

PKS Dramaga Ajak 27 Pemuda Jelajahi dan Tracking Kawah Ratu

BOGOR-WARTA BOGOR – Sebanyak 27 pemuda dan pemudi dari berbagai wilayah di Kecamatan Dramaga mengikuti…

1 day ago

Viral! Booth Miras di Festival Musik Gelar Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha

JAKARTA - WARTA BOGOR - Viral di media sosial video yang memperlihatkan tantangan hafalan surah…

1 day ago