BOGOR-WARTA BOGOR – Kabar membanggakan datang dari Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor. Dua jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh institusi ini berhasil naik peringkat dalam akreditasi nasional.
Jurnal Penyuluhan Pertanian kini terakreditasi SINTA 2, sementara Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis naik ke peringkat SINTA 3. Prestasi ini ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 10/C/C3/DT.05.00/2025 tentang peringkat jurnal ilmiah periode 1 tahun 2025.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Polbangtan
memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan di sektor pertanian. “Kurikulum yang diterapkan di Polbangtan telah disusun secara adaptif dan berbasis pada kebutuhan industri pertanian modern”, ujar Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyatakan sebagai institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Pertanian (Kementan), Polbangtan menerapkan kurikulum berbasis Teaching Factory (TEFA) yang mengintegrasikan praktik industri dengan pembelajaran akademik.
Kenaikan peringkat ini menjadi bukti peningkatan kualitas publikasi ilmiah di Polbangtan Bogor, yang semakin diakui dalam dunia akademik dan keilmuan. Jurnal Penyuluhan Pertanian dan Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis telah menunjukkan konsistensi dalam menerbitkan penelitian berkualitas serta memberikan kontribusi bagi pengembangan pertanian di Indonesia.
Yoyon Haryanto, selaku Direktur Polbangtan Bogor, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Ini merupakan kado indah Idul Fitri tahun ini. Kenaikan peringkat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas jurnal dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat akademik serta sektor pertanian Indonesia,” ungkapnya.
Dengan pencapaian ini, Polbangtan Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan standar akademik serta memperkuat posisi jurnal-jurnalnya dalam dunia penelitian nasional dan internasional. Langkah strategis pun akan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dan memperluas jaringan kolaborasi riset. (wsd)