Bogor

Kemarau Meluas, BPBD Bogor Kirim Bantuan Air Bersih hingga Malam Hari

BOGOR – WARTA BOGOR – Jumlah warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau di Kabupaten Bogor terus bertambah. Pada Kamis (9/7/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyalurkan bantuan air bersih ke delapan kampung yang tersebar di lima kecamatan.

Tingginya permintaan bantuan membuat proses distribusi air bersih dilakukan hingga malam hari. Dalam dokumentasi BPBD, terlihat warga mengantre membawa berbagai wadah penampung, seperti ember, galon, dan jeriken, untuk mendapatkan pasokan air bersih.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Ratik) BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir sehingga sejumlah sumber air mulai mengering.

Advertisement

“Sumber air berkurang dan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya,” kata Adam dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).

Menurut Adam, bantuan air bersih telah didistribusikan kepada lebih dari 2.000 jiwa yang terdampak krisis air di delapan kampung tersebut.

“Saat ini air bersih telah didistribusikan kepada warga untuk memenuhi sementara kebutuhan air bersih,” kata Adam.

Advertisement

Berikut daftar kampung yang dilaporkan mengalami kekeringan dan dikirim bantuan air bersih oleh BPBD, Kamis (9/7/2026).

– Kampung Leuwibatu RT 05/01, Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 130 KK / 390 jiwa.

– Kampung Sadengkolot, RT 01,02 RW 08, Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 137 KK / 452 Jiwa.

Advertisement

– Kampung Pabuaran RT 01,02,03 RW 09, Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 187 KK / 740 Jiwa.

– Kampung Pabuarancidudut RT 01,02,03,04,05 RW 02, Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 243 KK / 977 Jiwa.

– Kampung Babakankondang RT 01, 03 RW 01, Desa Bantar Sari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 176 KK / 706 jiwa.

Advertisement

– Kampung Gunungleutik RT 02, 03 RW 08, Desa Bantar Sari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 174 KK / 700 jiwa.

– Kampung Gunungbubut RT 03 RW 03, Desa Bantar Sari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 67 KK / 261 jiwa.

– Kampung Cimeong RT 01, 02, 03 RW 02, Desa Cibeuteungmuara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Korban terdampak 525 KK / 1.570 jiwa.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: TribunnewsBogor

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Tanam Padi Pakai Metode Modern, Mentan Sebut Pendapatan Petani Bisa Rp16 Juta per Hektare per Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pendapatan petani padi berpotensi…

3 hours ago

Ijazah Bukan Sekadar Bukti Kelulusan: Cermin Integritas, Etika, Dan Tanggung Jawab

Oleh: Dr. Suhandi, S.Pd.I., M.Pd.I. Pembina LAZ Ummul Quro Bogor & Sekretaris PD Al Washliyah…

6 hours ago
Advertisement

Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Kota Bogor Targetkan 100 Medali Emas

BOGOR - WARTA BOGOR - Kota Bogor menargetkan raihan 100 medali emas dalam Pekan Olahraga…

6 hours ago

GERTAM (Gerakan Tanam) Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern

MUARO JAMBI-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali mengambil peran strategis dalam mengawal…

22 hours ago

Tanam Padi Makin Canggih, Polbangtan Kementan Bawa Drone Seeder ke GERTAM PM‑AAS

MUARO JAMBI-WARTA BOGOR — Gerakan Tanam Serentak (GERTAM) Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM‑AAS) digelar di…

23 hours ago

Biaya Haji 2027 Disubsidi Pemerintah Rp3 Juta, Ini Rincian Biaya yang Harus Dibayar Jemaah

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah bersama Komisi VIII DPR RI menyepakati pemberian subsidi sekitar…

24 hours ago