Kota Bogor

Koridor 3 dan 4 Biskita Transpakuan Segera Aktif, Pemkot Bogor Siapkan 19 Armada

BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai menyiapkan pengoperasian Koridor 3 dan Koridor 4 Biskita Transpakuan sebagai bagian dari pengembangan layanan transportasi publik di Kota Bogor.

Koridor 3 akan melayani rute Terminal Bubulak–Sukasari, sedangkan Koridor 4 melayani rute Ciparigi–Ciawi. Untuk mendukung operasional kedua koridor tersebut, Pemkot menyiapkan 19 unit armada Biskita, dengan rincian delapan unit untuk Koridor 3 dan 11 unit untuk Koridor 4.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan pembiayaan operasional Koridor 3 dan 4 akan berasal dari efisiensi anggaran Koridor 1 dan 2 yang nantinya dikelola secara mandiri karena tingkat keterisian penumpangnya dinilai sudah tinggi.

Advertisement

“Nah 19 Biskita ini nanti polanya akan lelang, dengan cara dua koridor yakni 1 dan 2 dilaksanakan secara mandiri,” kata Dedie Rachim di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rabu (8/7/2026).

Apabila Koridor 3 dan 4 mulai beroperasi, maka jumlah layanan Biskita Transpakuan di Kota Bogor akan bertambah menjadi enam koridor.

Dedie menjelaskan, perubahan skema pengelolaan Koridor 1 dan 2 menjadi layanan non-subsidi akan berdampak pada penyesuaian tarif bagi penumpang.

Advertisement

“Kalau non subsidi yang pasti ada penyesuaian tarif. Tadi juga kita bahas tarifnya berapa. Tapi insyaallah masih terjangkau lah kurang lebih 6 ribu sampai 7 ribu rupiah,” ujarnya.

“Jadi artinya yang mandiri enam atau tujuh ribu rupiah, empat koridor lain yang disubsidi masih di sekitar tiga ribu,” tambahnya.

Pemkot Bogor menargetkan Koridor 3 dan 4 mulai beroperasi pada tahun 2027. Sementara itu, proses lelang diupayakan dapat dilaksanakan pada akhir tahun ini agar tidak terjadi penghentian sementara layanan seperti yang sempat dialami pada awal tahun.

Advertisement

“Ya kita akan usahakan uji cobanya dilakukan tahun ini, uji coba, kita cari polanya seperti apa. Tapi tentunya ada kaitan dengan penganggaran, penganggaran subsidi. Dengan penganggaran subsidi pastinya di awal tahun 2027,” tandasnya.

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: TribunnewsBogor

Advertisement

 

Share

Recent Posts

Ahli Kunci Ungkap Brankas Berisi 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar di Sentul

SENTUL - WARTA BOGOR - Seorang ahli duplikat kunci bernama Roy (35) memegang peran penting…

27 seconds ago

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG Pastikan Belum Ada Kenaikan Muka Air Laut

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau kondisi muka…

6 hours ago
Advertisement

Permudah Akses ke Monas, KAI Tambah Dua Jalur KRL di Stasiun Gambir

JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kereta rel listrik (KRL)…

23 hours ago

Kunang-Kunang Kini Jarang Terlihat hingga Semakin Langka, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya

WARTA BOGOR - Kunang-kunang yang dahulu mudah dijumpai kini semakin sulit ditemukan di berbagai wilayah.…

1 day ago

PKL di Alun-Alun hingga SSA Jadi Sorotan, Dedie Rachim Minta Satpol PP Tindak Tegas

BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meminta Satuan Polisi Pamong…

1 day ago

Penerimaan Negara Tembus Rp1.459 Triliun, Naik 21,4 Persen

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan penerimaan negara hingga semester…

2 days ago