Kronologi Keracunan Massal di Cipaku, Satu Orang Meninggal Dunia

BOGOR – WARTA BOGOR – Peristiwa keracunan massal yang terjadi di RT 1 RW 12 Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dipastikan disebabkan oleh makanan. Hal ini dikarenakan gejala yang muncul pada semua korban mirip satu sama lain.

Salah satu korban mengatakan ia memakan nasi kotak yang dibawa dari acara haul sekitar pukul 06.00 WIB. Isi dari nasi kotak tersebut yakni nasi uduk dan telur balado.

Kemudian, pada pukul 10.00 WIB, gejala meriang dan diare mulai dirasakan. Hal ini terus ia rasakan hingga keesokan paginya dan dirinya harus dirujuk ke puskesmas.

“Rasanya meriang dan demam, diare, dan lemas jadi cuma beberapa jam setelah makan nasi kotak itu,” ujarnya, namun tidak ingin disebutkan namanya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan peningkatan kasus terjadi tadi siang, warga beramai-ramai mengeluh gejala yang sama yaitu diare dan muntah.

Dia menyebutkan, total sebanyak 71 warga yang dirawat di Puskesmas Cipaku, RS Ummi, Juliana, dan Melania. Namun, saat ini tersisa 7 orang yang masih menjalani perawatan sedangkan yang lainnya sudah diperbolehkan pulang.

“Ada satu orang yang meninggal dunia pada jam 4 sore tadi. Kami sedang berkoordinasi dengan rumah sakit untuk penyebabnya karena meninggal dunia di sana,” ujar Sri, Senin (3/6/2024).

Sri menjelaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahu secara pasti penyebab sakitnya warga. Serta telah mengambil sampel makanan dan spesimen muntah dan veses untuk diteliti di BBLK Jakarta.

“Jadi ini dugaannya memang karena sumber yang sama dimakan di acar haul. Kejadiannya hari Sabtu, malam Minggu, tapi hasil pemeriksaan makanan sudah dibuat sehari sebelumnya,” pungkasnya.

 

 

Sumber: Radar Bogor