LPM Universitas Gunadarma dan Pemerintah Desa Rawa Panjang Lakukan Pelatihan Inovasi Pengelolaan Sampah

BOGOR-WARTA BOGOR-Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat ( LPM ) Universitas Gunadarma bekerjasama dengan Pemerintah Desa Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat melakukan kegiatan pelatihan dan penyuluhan inovasi pengelolaan sampah bernilai ekonomis, pelatihan ini dikuti oleh 30 Unit Bank sampah yang tersebar  di 24 RW dan 141 RT.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 18 Januari 2023 yang berlokasi di rumah ketua PKK Desa Rawa Panjang RT01/RW 23, kegiatan ini  adalah wujud kepedulian dan tanggungjawab Universitas Gunadarma dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan ketrampilan masyarakat, khususnya di Desa Rawa Panjang sebagai desa binaan program pengabdian kepada masyarakat.

Kepala Desa Rawa Panjang Muhammad Agus sangat mendukung kegiatan pelatihan dan penyuluhan ini, karena akan memberikan motivasi kepada warga untuk mendukung program Zero waste di Desanya.

“Baru- baru ini Desa Rawa Panjang mendapatkan penghargaan juara 1 lomba kelestarian lingkungan Kabupaten Bogor, oleh karena itu kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, dimana pihak Universitas Gunadarma melakukan kemitraan untuk membina unit-unit Bank Sampah di Desa Rawa Panjang” ungkap Muhammad Agus, Kepala Desa Rawa Panjang.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagaimana mengoptimalkan fungsi Bank Sampah di masing masing unit, sampai saat ini yang sudah dibentuk sebanyak 30 unit. Selain itu juga diberikan pelatihan untuk mendaur ulang sampah menjadi produk bernilai ekonomis yaitu pembuatan lilin mijel dari pemanfaatan minyak jelantah atau sisa dari penggunaan limba minyak goreng. Pelatihan ini diberikan oleh Ibu Liza dan ibu Yuni dari RKI Pabuaran.

Mengapa kegiatan ini dilaksanakan, seperti yang kita ketahui bahwa pemerintah Kabupaten Bogor berupaya untuk mengurangi sampah, volume sampah saat ini di Kabupaten Bogor perhari mencapai 2.800 ton, sampah sementara yang belum bisa diangkut masih sekitar 800 Ton perhari. Dengan alasan ini pemerintah perlu melibatkan partisipasi masyarakat untuk melaksanakan Program 3 R (Reduce, Reuse, Recycle).

Selain itu memanfaatkan keberadaan sampah anorganik juga untuk ditukarkan menjadi rupiah oleh masyarakat, salah satunya melalui Bank Sampah. Pemda juga mengharapkan keterlibatan Perguruan Tinggi untuk berperan aktif membantu masyarakat dan pemerintah untuk mengurangi sampah dengan pemberikan pengetahuan dan teknologi untuk mendaur ulang sampah.

“Saya selaku narasumber dalam kegiatan ini mewakili universitas Gunadarma telah melaksanakan beberapa kegiatan untuk mendukung Desa Rawa Panjang menjadi Desa yang bersih, sehat dan rapi, kemitraan dengan Universitas Gunadarma untuk program ini sudah berjalan selama 2 tahun”Ujar Dr. Ikhwan HS, SE, M.Si Akademisi yang mewakili pihak Universitas Gunadarma.

Hasil kegiatan ini sangat positif untuk warga masyarakat dalam merubah mindset dan perilaku hidup bersih, menjaga lingkungan, mendaur ulang sampah yang bernilai ekonomis dan menukarkan sampah ke Bank Sampah yang didirikan oleh pemerintah Desa. Kegiatan ini juga sejalan dengan program Desa Rawa Panjang menjadi Desa yang ramah lingkungan,bersih dan Asri.

Pewarta: Fetina