BOGOR-WARTA BOGOR — Majelis Pendidikan Al Jam’iyatul Washliyah Kota Bogor menggelar Pelatihan Implementasi Growth Mindset di Ruang Kelas Pembelajaran bagi para guru dan pendidik pada Minggu, 27 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Rakyat Gedung DPRD Kota Bogor ini diikuti oleh sekitar 80 peserta dari berbagai satuan pendidikan di lingkungan Al Jam’iyatul Washliyah Kota Bogor.
Pelatihan ini menjadi ruang strategis peningkatan kapasitas pendidik sekaligus langkah nyata mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih positif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara berkelanjutan.
Ketua Majelis Pendidikan Al Jam’iyatul Washliyah Kota Bogor, Drs. Idris Azhar, menyampaikan bahwa penguatan pola pikir pendidik merupakan aspek mendasar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun keyakinan peserta didik bahwa setiap kemampuan dapat terus berkembang. Melalui growth mindset, kita ingin para guru mampu menghadirkan ruang belajar yang mendorong anak untuk berani mencoba, belajar dari kesalahan, dan terus berkembang,” ujar Idris Azhar.
Dalam konsep growth mindset, para pendidik diajak memegang pandangan bahwa kemampuan dan potensi peserta didik bukanlah sesuatu yang tetap, melainkan dapat terus berkembang melalui proses belajar, latihan, pengalaman, serta ketekunan. Pendekatan ini diharapkan dapat mengubah cara guru memandang tantangan belajar siswa sekaligus cara merespons kesalahan di dalam kelas.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Dedy Seyo Afrianto, M.Pd., seorang praktisi pendidikan, trainer nasional, sekaligus kandidat doktor dari IPB University. Dalam sesi pelatihan, peserta dipandu untuk memahami penerapan konsep growth mindset secara langsung dalam proses pembelajaran sehari-hari. Guru tidak hanya didorong untuk menyampaikan materi, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang aman, di mana peserta didik merasa bebas untuk mencoba, berkembang, menerima umpan balik, dan memperbaiki diri.
Kegiatan ini turut dihadiri dan disaksikan oleh Ketua PW Al Washliyah Jawa Barat, K.H. Ahmada Aidin Tamim, Lc., M.A., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, H. Mahmudi Affan Rangkuti, S.Pd.I., M.E. Kehadiran keduanya menegaskan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan terhadap peningkatan kualitas pendidik dan layanan pendidikan di Kota Bogor.
Pelatihan ini terselenggara berkat kerja sama Majelis Pendidikan Al Jam’iyatul Washliyah Kota Bogor dengan NF Peduli Bogor, serta dukungan dari BSN Cabang Bogor dan Yayasan RPPI Kota Bogor.
Sekretaris PD Al Washliyah Kota Bogor, Dr. Suhandi Herman, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pendidik merupakan proses yang harus terus berjalan guna menjawab dinamika kebutuhan pendidikan yang terus berubah.
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan sehari saja, tetapi menjadi bekal yang benar-benar dibawa oleh para guru ke ruang-ruang kelas. Apa yang dipelajari hari ini diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga guru semakin mampu memaksimalkan potensi setiap peserta didik,” ujar Suhandi Herman.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pendidik yang memegang prinsip growth mindset, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada pencapaian nilai, tetapi juga pada proses perkembangan karakter dan kemampuan peserta didik yang berlangsung seumur hidup.(Is)