JAKARTA – WARTA BOGOR – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, mengaku kerap menjadi sasaran pertanyaan masyarakat terkait ketersediaan 19 juta lapangan kerja. Ia mengatakan, jika masyarakat disurvei maka pekerjaan menjadi isu utama.
“Walaupun tadi persepsi masyarakat, ‘Pak Menteri, mana 19 juta lapangan kerja?’ yang ditanya adalah kepada Kemenaker,” kata Yassierli dalam Indonesian Productivity Summit 2025 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (12/12/2025).
Di Indonesia, kata Yassierli, terdapat 153 juta angkatan kerja dengan tingkat pengangguran 4,76 persen. Dari jumlah tersebut, hanya 39 persen di antara mereka yang bekerja di sektor formal.
“Jadi sisanya adalah di informal dan ini diprediksi akan tinggi,” ujar Yassierli.
Yassierli juga menyebut persoalan latar belakang pendidikan menjadi salah satu tantangan dalam isu ketenagakerjaan.
Di sisi lain, perkembangan teknologi yang membuka berbagai lingkup kerja baru seperti, green economy, artificial intelligence (AI) economy, dan creative economy tidak diikuti dengan kesiapan sumber saya manusia (SDM).
“Kalau kita lihat ternyata 85 persen, 86 persen SDM kita itu latar belakang pendidikannya adalah maksimum SMA dan ini adalah tantangan tersendiri,” tutur Yassierli.
Sebagaimana diketahui, 19 juta lapangan kerja merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subjanto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Namun, hingga setahun pemerintahan baru berlangsung janji itu belum terwujud.
Sumber: kompas
JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pendapatan petani padi berpotensi…
Oleh: Dr. Suhandi, S.Pd.I., M.Pd.I. Pembina LAZ Ummul Quro Bogor & Sekretaris PD Al Washliyah…
BOGOR - WARTA BOGOR - Kota Bogor menargetkan raihan 100 medali emas dalam Pekan Olahraga…
MUARO JAMBI-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali mengambil peran strategis dalam mengawal…
MUARO JAMBI-WARTA BOGOR — Gerakan Tanam Serentak (GERTAM) Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM‑AAS) digelar di…