SUKABUMI-WARTABOGOR.id – Puasa dan ancaman wabah Covid-19 tidak membuat petani padi patah semangat menanam padi. Seperti di Poktan Tani Mukti di Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Didampingi Dinas Pertanian Sukabumi, petani melaksanakan pengolahan sawah secara gotong royong di areal 38 Ha sejak 29 April 2020.
Koordinator Penyuluh Pertanian Ciemas, Aang Eso Suwarso mengatakan, April ini hampir semua kecamatan di Kabupaten Sukabumi, memasuki masa tanam karena sebagian lahan sudah panen raya padi. Di lahan seluas 38 Ha ini akan ditanam padi varietas Inpari 42 (22 Ha), IR 64 (14 Ha) dan jenis lokal (2 Ha).
“Blok Ciseureuh tanam padi pada luasan 38 Ha dengan prediksi produksi mencapai 266 ton pada Juli-Agustus 2020 mendatang. Musim tanam ini akan terus berlangsung karena banyak petani yang akan panen pada Mei, Juni dan Juli,” paparnya.
Menteri Pertanian (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, masa pandemi Covid-19 ini adalah saatnya semua lini bergerak untuk membantu dan meyakinkan bahwa kondisi akan baik.
“Negara sedang dalam kondisi yang tidak biasa dan kita sebagai pejabat pemerintah di bidang pertanian harus hadir menyelamatkan 267 juta jiwa penduduk Indonesia,” ujar Mentan SYL.
Hal demikian ditegaskan kembali oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi yang mengatakan meskipun di tengah pandemi Covid-19 sektor pertanian tidak berhenti, bahkan peran Kostratani justru menjadi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian dan ekspor berbasis IT.
Pewarta : Bayu Adirianto – Polbangtan Bogor