Panen Raya, Semangat Penyuluh dan Petani Cianjur Tak Pernah Luntur

CIANJUR-WARTABOGOR.id – Sebagai gudangnya beras di Jawa Barat, semangat petani Cianjur tidak perlu diragukan lagi. Apalagi dengan harga bagus, petani makin semangat. 

Seperti yang dilakukan Kelompoktani Kajastam di Desa Mulyasari, Kecamatan Mende, Kabupaten Cianjur yang menanam padi varietas Inpari 33 di luasan 25 hektar.

“Alhamdulillah walaupun sedang ada wabah Covid-19, hasil panen petani disini mendapatkan hitungan produktivitas rata-rata 6,7 ton/Ha sehingga total produksi padi sebesar 167,5 ton/Ha,” ucap Penyuluh pertanian Kecamatan Mende, Kabupaten Cianjur, Asiah Nurdin.

Petani makin semangat sebab harga gabah kering panen disana mencapai Rp 4.300 per kilogram. Sehingga petani mendapatkan keuntungan yang lumayan ditengah Covid-19.

Semangat petani dan penyuluh seperti inilah yang diharapkan oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang menekankan sektor pertanian untuk terus memproduksi demi menjaga ketersediaan pangan dalam negeri untuk 267 juta penduduk Indonesia.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Prof. Dedi Nursyamsi juga menegaskan,“Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa. Meskipun saat ini negara kita diserang wabah Covid-19 tetapi petani tetap semangat tanam, semangat olah dan semangat panen. Ini membuktikan Pertanian tidak berhenti,” ujar Prof. Dedi.

Pewarta : Bayu A. & Arif P

Editor : Ar