Pasca Longsor, Jalan Raden Saleh Danasasmita Segera Dibuka Akhir Agustus untuk Roda Dua

BOGOR – WARTA BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengungkapkan Jl Raden Saleh Danasasmita segera dibuka untuk roda dua, usai lima bulan ditutup imbas longsor. Ia menargetkan kendaraan bisa melintasi dua arah di jalur tersebut 10 hari mendatang.

“Jadi ini ikhtiar kita setelah menunggu cukup lama penanganan longsor ini, karena memang tidak mudah ya. InsyaAllah di bulan ini, setelah hari kemerdekaan, setelah tanggal 18/19 Agustus ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua. Perkiraan saya paling lambat 10 hari lagi (bisa dilintasi motor),” ujar Dedie Rachim di Batutulis, Minggu (10/8/2025).

Dedie menegaskan, akses baru di Jl Raden Saleh Danasasmita hanya akan dilintasi kendaraan roda dua. Sedangkan kendaraan roda empat tetap harus melintasi jalur alternatif, sampai jalur baru di sekitar Stasiun Batutulis terealisasi.

“Setelah itu harus dipastikan bahwa lintasan ini tidak dilewati kendaraan roda empat. Harus ada patok-patok (penanda) untuk mencegah masuknya roda empat,” imbuhnya.

“Selanjutnya kita juga mengakselerasi pengadaan tanah atau persiapan teknis pembangunan trase baru (untuk roda empat). Yang penting semua aspek administrasi, semua kelengkapan-kelengkapan teknis, itu harus bisa mendukung langkah-langkah dan rencana Kota Bogor untuk membangun trase baru,” lanjut Dedie.

Dedie mengaku telah meminta Dinas PUPR, Perumkim hingga Dishub, untuk segera melengkapi sarana dan prasarana akses baru sebelum dioperasikan. Hal itu agar pengendara bisa melintas dengan aman dan nyaman.

“Yang penting itu bagaimana masyarakat bisa melintas dengan aman dan nyaman. Jadi saya minta ke Dinas PUPR dan Perumkim, termasuk Dishub melengkapi guadrail, marka jalan dan juga PJU,” kata Dedie.

Untuk diketahui, Jl Raden Saleh Danasasmita mengalami longsor pada awal Maret 2025 lalu. Akses utama menuju stasiun Batutulis dan Kota Bogor bagian selatan ditutup sejak kejadian itu.

 

 

 

 

Sumber: Detikcom