PASAMAN, WARTABOGOR.id – Warga yang mengungsi di posko pengungsian bencana gempa bumi di Kantor Camat Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), mengeluh tak mendapat tenda, kasur, dan selimut.
Warga mengeluh tak dapat tenda, kasur dan selimut, karena mengungsi dengan anak-anaknya.
Terkait persoalan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman akan berupaya maksimal membantu warga.
“Ya, yang namanya bencana tentu tidak sempurna. Tapi, sambil berjalan kita perbaiki dan penuhi keinginan masyarakat kita secara maksimal,” ujar Asisten I Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman, Hasrizal
“Ada yang kurang itu biasa. Akan kita penuhi sambil berjalan melakukan penanganan bencana alam ini,” kata Hasrizal.
Sementara itu, Hasrizal menyebutkan, saat ini warga yang mengungsi di posko pengungsian sekitar 1.000 orang.
Ada tiga titik posko pengungsian yang didirikan pemerintah untuk mengamankan warga yang terdampak gempa bumi.
“Posko pengungsian ada tiga titik saat ini. Warga kita sudah mencari titik aman dan sudah kami kondisikan tempatnya,” sebut Hasrizal.
Sebelumnya, ratusan warga yang terdampak gempa bumi mengungsi di Kantor Camat Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Warga yang sebelumnya mengungsi di tenda darurat di depan rumahnya, kini sudah dijemput oleh petugas dan dibawa ke posko pengungsian yang didirikan pemerintah setempat.
Tenda pengungsian itu memenuhi kantor camat. Ada yang tidur di tenda, tetapi ada juga di teras masjid.
Namun, tak semua pengungsi yang kebagian tenda. Hal ini disebabkan karena banyaknya warga yang mengungsi, sehingga kekurangan tenda maupun fasilitas lainnya. (Kompas.com)
WARTA BOGOR - Otoritas Israel dilaporkan memerintahkan sebuah pesawat kargo Ethiopian Airlines yang menuju Tel…
BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali memperkuat perannya dalam mendorong transformasi pertanian…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mematangkan rencana pembangunan pusat pemerintahan…
NTT-WARTA BOGOR, 13 Oktober 2026 — Semangat berbagi tidak terhalang jarak. LAZ Ummul Quro Bogor…
BOGOR - WARTA BOGOR - Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan…
GARUT - WARTA BOGOR - Seorang pelajar berinisial MH (19) ditangkap polisi setelah diduga menembak…