Penumpang Keluhkan Jarak Antar Halte Biskita Terlalu Jauh, Dishub Kota Bogor Janji Lakukan Ini

BOGOR – WARTA BOGOR – Dinas Perhubungan Kota Bogor merencanakan akan menambah titik-titik pemberhentian atau halte Biskita Transpakuan.

Hal ini dilakukan setelah banyak menerima laporan penumpang yang mengeluhkan jarak antar halte Biskita Transpakuan yang masih terlalu jauh. Akibatnya mereka kesulitan dalam menjangkau lokasi tujuan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan rencana penambahan halte atu bus stop Biskita Transpakuan akan dituangkan dalam usulan anggaran tahun 2025 nanti.

“Karena sebelumnya program Buy The Service (BTS) ini milik BPTJ maka usulan titik, halte, dan lainnya yang melaksanakan mereka. Kami (pemkot) hanya membantu, bukan pada program tapi kebutuhan masyarakat. Maka di tahun kemarin pun kami menambah 8 titik bus stop. Kalau ke depan perlu penambahan lagi itu bisa, nanti kami sesuaikan (dengan kebutuhan),” ujarnya kepada wartawan Radar Bogor, Kamis (25/7/2024).

Selain itu, dia juga berjanji akan memelihara seluruh halte Biskita Transpakuan Bogor yang kerap jadi korban vandalisme pihak tak bertanggungjawab.

“Memang harus ada pemeliharaan, Dari 22 halte yang dimiliki Pemkot kondisinya banyak yang kena vandalisme. Kami berupaya untuk meminimalisirkan dan melakukan pemeliharaan secara manual meskipun keterbatasan dari sisi pemeliharaan. Sudah kami hitung dan dianggarkan di tahun 2025,” pungkas Marse.

Seperti yang diketahui, Pemkot Bogor baru saja menerima penyerahan aset dari Kementerian Perhubungan sebanyak 36 halte Biskita Transpakuan pada Selasa (9/7/2024).

 

 

Sumber: Radar Bogor