PLN Paparkan Keuntungan Energi Hijau yang Dapat Dirasakan oleh Masyarakat

JAKARTA – WARTA BOGOR – Vice President Pengembangan dan Pengendalian Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN, Haryo Lukito menjelaskan keuntungan signifikan yang dapat diperoleh masyarakat melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang berfokus pada pengembangan EBT.

Haryo memberikan contoh beberapa pembangkit EBT, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap dan Jeneponto, Sulawesi Selatan, sebagai contoh konkret manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

“Ketika kita memproses pembangunan PLTB pembangkit secara umum, maka disitu masyarakat sekitar mendapat manfaat minimal adalah keikutsertaan dalam proses pembangunan,” ujar Haryo dalam diskusi panel 4 Kumparan Green Initiative Conference 2024, Jakarta, Selasa (24/9/2024).

Haryo menyebut beberapa manfaat yang dirasakan masyarakat dari pembangunan PLTB meliputi penciptaan lapangan kerja, peningkatan infrastruktur, pendapatan tambahan bagi masyarakat, dan dukungan untuk usaha lokal.

Dalam pembangunan EBT, PLN selalu memperhatikan Trilema Energi, yang mencakup tiga aspek penting, antara lain keterjangkauan, keandalan, dan keberlanjutan.

Haryo menjelaskan keterjangkauan berkaitan dengan daya beli masyarakat, sedangkan kehandalan mencakup kualitas listrik yang disuplai, termasuk tegangannya dan frekuensinya yang harus terjaga setiap saat.

Selain itu, PLN juga menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) sebagai bagian dari komitmen mereka sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

 

 

 

Sumber: Kumparan