Pertanian

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung pembangunan pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kuliah umum bersama Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur, Endang Setyawati Thohari, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Muda dalam Mengawal Kebijakan Pangan” dengan materi “Pemuda Garda Terdepan Pertanian untuk Sukseskan Ketahanan Pangan”, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Polbangtan Bogor tingkat I dan II. Kuliah umum ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya kepemimpinan generasi muda dalam merespons tantangan sektor pertanian, sekaligus memperluas wawasan mengenai arah kebijakan pangan nasional.

Dalam pemaparannya, Endang menekankan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan pertanian Indonesia. Menurutnya, mahasiswa pertanian tidak hanya perlu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus mampu melihat peluang usaha pertanian sebagai sektor yang menjanjikan dan memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Advertisement

Generasi muda juga didorong untuk membangun karakter yang kuat, mengembangkan pola pikir progresif, serta menumbuhkan semangat inovasi. Ketiga hal tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pertanian, mulai dari perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan pangan, hingga tuntutan peningkatan produktivitas dan daya saing.

Sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, penguatan sumber daya manusia pertanian menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Keterlibatan generasi muda yang kompeten, inovatif, dan berorientasi pada hasil diharapkan mampu mempercepat transformasi sektor pertanian menuju pertanian modern.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, juga menempatkan pengembangan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dari pembangunan pertanian. Pendidikan vokasi pertanian diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan teknis, tetapi juga keterampilan, karakter, dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan sektor pertanian.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, terus mendorong pendidikan vokasi pertanian agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pembangunan pertanian. Penguatan wawasan kebijakan, kepemimpinan, serta kemampuan berinovasi menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menjawab tantangan pangan pada masa mendatang.

Direktur Polbangtan Bogor, Dr. Ir. Yoyon Haryanto, S.ST., M.P., menegaskan bahwa pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pendidikan vokasi pertanian. Menurutnya, mahasiswa perlu dipersiapkan bukan hanya sebagai lulusan yang menguasai kompetensi teknis, tetapi juga sebagai calon pemimpin dan penggerak pembangunan pertanian yang mampu membaca peluang, mengambil inisiatif, serta menghadirkan solusi atas persoalan di lapangan. “Mahasiswa pertanian harus memiliki pola pikir maju, berani berinovasi, dan mampu melihat pertanian sebagai sektor strategis yang memiliki peluang besar. Kami berharap mahasiswa Polbangtan Bogor dapat tumbuh menjadi generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi wirausaha, inovator, dan penggerak pembangunan pertanian,” ujarnya.

Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami keterkaitan antara kebijakan pangan, pembangunan pertanian, dan peran strategis generasi muda. Pengetahuan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan kepedulian terhadap persoalan pangan, serta mempersiapkan diri menghadapi dinamika sektor pertanian.

Advertisement

Polbangtan Bogor berkomitmen untuk terus menghadirkan pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan para pemangku kepentingan, praktisi, dan pengambil kebijakan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang adaptif, inovatif, profesional, dan berdaya saing. (wsd)

Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

10 minutes ago

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

37 minutes ago
Advertisement

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

3 hours ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

5 hours ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

7 hours ago

Pemkot Bogor Targetkan Penurunan Kabel Udara Sepanjang 20 Kilometer pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melanjutkan penataan kabel udara melalui…

1 day ago