CIBUNGBULANG – WARTA BOGOR – Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di kawasan TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, tidak hanya diarahkan sebagai solusi pengelolaan sampah, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, sejak awal Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyampaikan agar keberadaan fasilitas pengolahan sampah tersebut dapat memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar kawasan Galuga.
“Dari awal kita sudah komunikasikan bahwa masyarakat sekitar harus menjadi bagian dari tenaga kerja yang ada di sini,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, pembangunan PSEL Bogor Raya 1 diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 tahun hingga dapat beroperasi. Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.500 hingga 2.000 ton sampah per hari.
Dengan kapasitas tersebut, keberadaan PSEL diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.
Rudy menegaskan, pembangunan fasilitas pengolahan sampah di Galuga harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan.
“Yang kita harapkan bukan hanya persoalan sampahnya yang selesai, tetapi masyarakat sekitar juga mendapatkan manfaat dari keberadaan pembangunan ini,” katanya.
Ia menambahkan, pengembangan kawasan pengolahan sampah di Galuga merupakan bagian dari transformasi pengelolaan sampah di Kabupaten Bogor. Selain membantu mengurangi persoalan lingkungan, pengembangan tersebut diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bogor, lanjut Rudy, akan terus mengawal proses pembangunan hingga fasilitas tersebut selesai dan dapat beroperasi.
Kolaborasi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat sekitar juga dinilai penting agar manfaat pembangunan PSEL dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Sumber: TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KABUPATEN BOGOR