Kota Bogor

Sempat Terhenti, Layanan BisKita Trans Pakuan Kini Beroperasi Kembali Meski Tanpa Subsidi

BOGOR – WARTA BOGOR – Layanan BisKita Trans Pakuan sempat terhenti karena masa kontrak antara Pemerintah Kota Bogor dengan penyedia jasa telah habis pada 31 Desember 2025.

Agar BisKita Trans Pakuan kembali mengaspal, Pemerintah Kota Bogor harus memperbarui kerjasama melalui sistem lelang.

Akan tetapi, proses lelang akan memakan cukup banyak waktu karena terdapat serangkaian tahapan yang harus dilalui.

Advertisement

Dengan begitu, maka transportasi massal tersebut akan parkir lebih lama yang berdampak terhadap penumpang setia BisKita Trans Pakuan terlantar.

Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kota Bogor dengan operator pun berunding dalam mencari solusi.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan hasil dari pembahasan tersebut yakni BisKita Trans Pakuan tetap beroperasi secara mandiri.

Advertisement

Saat ini, operasional BisKita Trans Pakuan telah beroperasi kembali, namun secara bertahap yang dimulai dari koridor 2 dengan rute Ciawi-Terminal Bubulak.

Dedie Rachim menyebut, seluruh koridor akan kembali beroperasi mulai pada Senin (5/1/2026).

Namun, dengan mekanisme operasional mandiri tersebut, Pemerintah Kota Bogor tidak memberikan subsidi hingga proses lelang selesai.

Advertisement

Meski tidak mendapat suntikan dana dari pemerintah daerah, kata dia, tarif BisKita Trans Pakuan dipastikan tidak terjadi kenaikan.

“Untuk sementara non subsidi dikelola operator dengan tarif sama,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).

Dedie Rachim juga mengungkapkan bahwa berhentinya operasional BisKita Trans Pakuan juga disebabkan oleh sejumlah faktor lainnya.

Advertisement

Menurutnya, terdapat beberapa hal yang menjadi bahan diskusi antara lain biaya operasional kendaraan yang masih belum sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Misalnya penambahan halte atau bus stop mempengaruhi biaya, jam operasi dan sumber daya manusia. Sehubungan dengan hal tersebut kita sedang mencoba mencarikan solusi tercepat dan terbaik,” tuturnya.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: TribunnewsBogor

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

7 minutes ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

2 hours ago
Advertisement

Pemkot Bogor Targetkan Penurunan Kabel Udara Sepanjang 20 Kilometer pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melanjutkan penataan kabel udara melalui…

22 hours ago

Menteri Koperasi Pastikan Gaji PNS Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Tahun Ini

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan rencana penyaluran gaji pegawai negeri…

24 hours ago

Pemerintah Azerbaijan Batasi Penggunaan Hijab di Sekolah, Ini Alasannya

WARTA BOGOR - Pemerintah Azerbaijan menerapkan aturan seragam sekolah baru yang berdampak pada penggunaan hijab…

1 day ago

BAZNAS Targetkan Pengumpulan Zakat Nasional Rp70 Triliun pada 2027

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan penghimpunan zakat, infak,…

2 days ago