Sukacita Petani Sirnasari Panen Raya Didampingi Penyuluh

SUKABUMI-WARTABOGOR.id –  Pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi penopang perekonomian bangsa Indonesia, sebagaimana yang selalu diucapkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), ditengah keresahan bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi wabah Virus Covid-19. 

Arahan Mentan Syahrul tersebut dipertegas oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi yang mengajak kita semua untuk menjaga kondisi tubuh tetap fit dengan tagar #pertaniantidakberhenti dan tagar #pertanianmelawancovid19. 

Karenanya, sektor pertanian harus tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok bangsa Indonesia. Meskipun tetap menerapkan berbagai protokol kesehatan untuk penyuluh maupun petani. Seperti dilakukan penyuluh dan petani di Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Desa Sirnasari Kecamatan Surade. 

Berbekal motivasi dan arahan Mentan dan Kepala BPPSDMP, Penyuluh Desa Sirnasari Gagay Suhenda sejak pagi bersemangat menuju sawah milik Kelompoktani Bojong Sempor. “Kita akan melaksanakan panen raya di lahan seluas 35 Ha ini,” ucapnya.

Petani Desa Ciherang sebagian besar menanam padi varietas Inpari 42. “Alhamdulillah, dari hasil panen kita mendapatkan hitungan produktivitas rata-rata 9,5 ton/Ha,” ucap Gagay penuh kepuasan.

Dari luasan 35 Ha, total produksi sebesar 332,5 ton . Mengenai harga, lanjut Gagay, petani biasanya menjual dengan harga Rp 4.100,- /kg Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp 5.200,-/kg Gabah Kering Giling (GKG).

Pewarta : Sopyan

Editor : Ar