Berita

Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Pengakuan Supir Truk Kecelakaan Maut Gerbang Tol Ciawi Bogor

BOGOR – WARTA BOGOR – Polresta Bogor kota akhirnya menetapkan sopir truk pengangkut galon yang menyebabkan terjadinya kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi, Bogor pada Selasa lalu sebagai tersangka.

Seperti yang diketahui, akibat dari kejadian ini 8 orang meninggal dunia dan 11 lainnya luka-luka.

Sang supir truk yang bernama Bendi Wijaya, mengalami luka-luka di beberapa tubuhnya dari kejadian ini.

Advertisement

Mengenai penyebab kecelakaan pun terungkap, Bendi Wijaya mengaku bahwa rem truk pengangkut galon yang dikemudikannya itu sudah tidak berfungsi sebelum kecelakaan.

Bahkan, rem itu tidak berfungsi sebelum masuk ke GT Ciawi 2 Bogor.

“Jadi tidak ada fungsi remnya,” kata Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Yudiono, dilansir dari TribunnewsBogor, Kamis (13/2/2025)

Advertisement

Dia pun tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan menabrak kendaraan di GT Ciawi 2 Bogor.

“Sebelum KM 42 sudah tidak bisa mengontrol kendaraanya,” ungkapnya.

Sebelum menabrak kendaraan lain, Bendi sempat membanting setirnya ke arah kanan.

Advertisement

Kemudian, ia melompat untuk menyelamatkan diri.

Sementara itu, truk yang dikemudikannya tetap melaju dan menabrak kendaraan lain.

“Akhirnya dia membanting ke kanan dan keluar dari kendaraanya. Tapi yang jelas tersangka sebelum KM 42 sudah hilang kendali,” tandasnya.

Advertisement

Kini sopir pengangkut galon tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi dan ditahan di Mako Polresta Bogor kota.

“Betul. Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kanit Laka Lantas Polresta Bogor Kota, AKP Santi Marantin saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Kamis (13/2/2025).

Bendi dijerat Pasal 311 ayat 1 hingga 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Advertisement

Ia terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun, serta denda Rp 24 juta.

Sumber: TribunnewsBogor.com

Advertisement
Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

1 day ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

1 day ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

1 day ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

1 day ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

1 day ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

1 day ago