Bogor

Wali Kota Bogor Minta Konsep Leuweung Batutulis Dikembalikan sebagai Hutan Kota

BOGOR – WARTA BOGOR – Konsep pembangunan Leuweung Batutulis yang saat ini tengah dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim saat meninjau progres pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita pada Senin lalu.

Dedie menjelaskan, konsep pembangunan Leuweung Batutulis yang saat ini dikerjakan lebih menyerupai taman. Bahkan, dalam perencanaannya terdapat fasilitas publik berupa area jogging track.

Advertisement

“Kalau begitu jadinya konsep seperti taman, maksud saya lebih baik kita kembalikan ke konsep awal menjadikan area di sini jadi hutan kota,” ujar Dedie.

Menurut Dedie, konsep pembangunan tersebut perlu kembali disesuaikan dengan rencana awal. Ia juga meminta agar fasilitas publik di kawasan Leuweung Batutulis dikurangi dan lebih mengutamakan penghijauan.

“Jadi saya menyarankan sebaiknya, fasilitas yang untuk publiknya dikurangi lebih banyak di area penghijaunnya,” tegas Dedie.

Advertisement

Penghijauan yang dimaksud dilakukan dengan menambah berbagai jenis pepohonan rindang serta tanaman yang memiliki nilai estetika.

Dedie mengaku khawatir apabila konsep pembangunan yang saat ini diterapkan justru menambah beban konstruksi di kawasan tersebut. Kondisi itu dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak yang merugikan.

“Karena di bawah itu ada underpas. Kalau nanti di sini terlalu ramai, ada motor, ada banyak aktivitas nanti masalahnya tidak sesuai dengan konsep awal,” pungkasnya.

Advertisement

Sejak awal, konsep pembangunan Leuweung Batutulis memang lebih mengutamakan keberadaan kawasan hijau. Konsep tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Tadi saya lihat di lapangan justru masih kurang tercermin yang disebut Pak Gubernur sebagai Leuweung Batutulis, maka saya fikir harus ada penyesuaian,” pungkasnya.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: Radar Bogor

Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

1 day ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

1 day ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

1 day ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

1 day ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

1 day ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

1 day ago