Health

4 Jenis Vitamin Penting Saat Isoman

WARTABOGOR.id – Saat terinfeksi Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri (Isoman), hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah bagaimana meningkatkan daya tahan tubuh.

Salah satu cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh bukan hanya makan cukup, tetapi memastikan makanan yang dikonsumsi bergizi seimbang. Termasuk memerhatikan asupan vitamin dan mineral.

Spesialis Gizi Klinik, dr M Ingrid Budiman, SpGK mengatakan, sering kali orang fokus pada suplemen. Padahal, vitamin bisa didapatkan dari bahan makanan alami yang ada di sekitar kita.

Advertisement

“Vitamin tidak harus suplemen. Sebenarnya banyak makanan sumber vitamin, terutama kita harapkan dari makanan dulu. Kalau kurang baru ditambah suplemen. Suplemen kan tambahan.”

Ingrid menjelaskan, sebetulnya semua zat gizi penting untuk tubuh kita dan berperan terhadap sistem kekebalan tubuh.

Namun, jika ingin dipilih vitamin dan mineral yang paling berperan adalah vitamin A, C, D, dan E, serta mineral zinc (seng).

Advertisement

1. Vitamin A

Vitamin A bisa didapatkan dari sumber hewani maupun nabati, seperti kuning telur, daging, hati, ikan tuna, labu kuning, bayam, melon, selada, wortel, paprika, hingga ubi jalar.

2. Vitamin C

Advertisement

Ketika bicara soal sumber vitamin C alami, kebanyakan orang akan langsung mengacu pada jeruk.

Padahal, kata Ingrid, ada beberapa sayur dan buah yang sebetulnya mengandung vitamin C lebih tinggi daripada jeruk.

“Nomor satu itu jambu, kemudian paprika. Mana nyangka sih vitamin C paling tinggi di paprika, kan?” ujarnya.

Advertisement

Selain jambu dan paprika, sayur dan buah yang juga kaya vitamin C adalah kiwi, stroberi, pepaya, brokoli, tomat, hingga kale.

3. Vitamin D

Vitamin D bisa didapatkan dari paparan sinar matahari yang kita dapatkan lewat berjemur.

Advertisement

Namun, selain berjemur, kita juga bisa mengonsumsi makanan tinggi vitamin D, seperti ikan salmon, jamur cremini, hingga susu, sereal, dan jus jeruk fortifikasi.

4. Vitamin E

Adapun sumber vitamin E bisa di dapat dari almond, alpukat, bayam, labu kuning, brokoli, minyak zaitun, hingga udang.

Advertisement

5. Zinc (seng)

Beberapa makanan tinggi seng seperti kerang-kerangan, daging sapi, daging ayam, tahu, biji rami, kacang lentil, jamur shitake, hingga yogurt fortifikasi. (Kompas.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Prabowo Sampaikan Enam Pesan untuk Polri di Hari Bhayangkara ke-80

BOGOR - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah pesan kepada jajaran Kepolisian Negara…

2 hours ago

Terungkap! Ini Isi Tas 30 Kg Bekal Calon Manajer Kopdes Saat Latihan Militer

WARTA BOGOR - Isi tas seberat sekitar 30 kilogram yang dibawa para calon manajer Koperasi…

3 hours ago
Advertisement

Wakil Wali Kota Bogor Minta Organda Perkuat Standar Pengemudi Angkot

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meminta Dewan Pimpinan Cabang…

4 hours ago

Kontingen Polbangtan Bogor Torehkan Prestasi di Agripolyfest 2026 Polbangtan Malang

MALANG-WARTA BOGOR – Kontingen mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor berhasil menorehkan berbagai prestasi membanggakan…

22 hours ago

Polbangtan Kementan Gelar Sidang Terbuka Senat Dies Natalis ke-8, Perkuat Inovasi dan Regenerasi Petani Menuju Swasembada Pangan

BOGOR-WARTA BOGOR– Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis…

23 hours ago

Polbangtan Kementan Gelar Seminar Nasional Dies Natalis ke-8, Dorong Pertanian Cerdas untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menyelenggarakan Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalis…

23 hours ago