Health

Tips Kembali ke Jadwal Tidur Normal Setelah Libur Panjang

WARTA BOGOR – Mengembalikan pola tidur setelah liburan menjadi hal penting yang perlu diperhatikan, terutama setelah perubahan rutinitas saat mudik Lebaran atau libur panjang.

Perubahan lingkungan, jadwal yang tidak teratur, serta pola makan dan aktivitas selama liburan sering kali membuat waktu tidur menjadi tidak stabil. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan gangguan tidur sementara.

Fenomena tersebut dikenal sebagai First Night Effect, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan tidur nyenyak saat berada di tempat baru. Selain itu, faktor lain seperti stres, konsumsi makanan tinggi gula, hingga alkohol juga dapat memperburuk kualitas tidur.

Advertisement

Meski begitu, pola tidur yang terganggu tetap bisa dikembalikan secara bertahap dengan menerapkan beberapa langkah sederhana, seperti yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Olahraga 4 hingga 6 jam sebelum tidur

Mengutip dari Outside, berolahraga beberapa jam sebelum waktu tidur dapat membantu tubuh kembali mengenali ritme alaminya.

Advertisement

Saat berolahraga, suhu tubuh meningkat, lalu perlahan turun beberapa jam kemudian. Penurunan suhu ini menjadi sinyal bagi tubuh untuk memproduksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur rasa kantuk.

Cukup lakukan aktivitas ringan hingga sedang seperti jalan cepat, yoga, atau latihan kekuatan selama sekitar 20 menit. Hindari olahraga terlalu dekat dengan waktu tidur karena justru bisa membuat tubuh lebih segar dan sulit terlelap.

2. Mandi air hangat sebelum tidur

Advertisement

Mandi air hangat sekitar 1,5 hingga 2 jam sebelum tidur dapat membantu tubuh lebih rileks. Efek hangat dari air akan meningkatkan suhu tubuh, lalu menurun secara alami setelahnya. Proses ini membantu mempercepat munculnya rasa kantuk.

Durasi mandi tidak perlu lama, cukup 10-15 menit untuk mendapatkan manfaatnya.

3. Hindari menghitung waktu tidur

Advertisement

Saat sulit tidur, banyak orang justru menghitung sisa waktu tidur yang dimiliki. Kebiasaan ini justru memicu stres dan membuat tubuh semakin sulit rileks.

Alih-alih fokus pada waktu, lakukan aktivitas santai seperti meditasi ringan, mendengarkan musik tenang, atau teknik pernapasan. Pendekatan ini membantu menurunkan ketegangan dan membuat tubuh lebih siap untuk tidur.

4. Bangun di waktu yang sama setiap hari

Advertisement

Menjaga waktu bangun yang konsisten menjadi kunci utama dalam mengatur ulang jam biologis tubuh. Dengan bangun di jam yang sama setiap hari, tubuh akan lebih mudah mengenali kapan harus merasa segar dan kapan harus mulai mengantuk.

Kebiasaan ini juga membantu mengurangi rasa lelah saat bangun di pagi hari.

5. Paparan sinar matahari di pagi hari

Advertisement

Paparan sinar matahari di pagi hari berperan penting dalam mengatur ulang ritme tubuh. Cahaya alami membantu menghentikan produksi hormon tidur dan meningkatkan hormon yang membuat tubuh tetap terjaga.

Cukup luangkan waktu 2-5 menit di luar ruangan setelah bangun tidur, misalnya dengan berjalan santai atau sekadar duduk di teras. Jika tidak memungkinkan, duduk di dekat jendela juga bisa menjadi alternatif.

6. Jauhkan gadget sebelum tidur

Advertisement

Menggunakan ponsel atau gadget sebelum tidur bisa mengganggu kualitas istirahat. Cahaya biru dari layar dapat menghambat produksi melatonin, sehingga membuat tubuh sulit merasa mengantuk.

Selain itu, konten di media sosial atau pekerjaan yang masih dibuka di malam hari juga bisa memicu stres dan membuat pikiran tetap aktif.

Usahakan untuk berhenti menggunakan gadget setidaknya 30-60 menit sebelum tidur. Ganti dengan aktivitas yang lebih menenangkan seperti membaca atau mendengarkan musik.

Advertisement

Mengembalikan pola tidur setelah liburan tidak bisa dilakukan secara instan. Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali dengan rutinitas harian.

Dengan menerapkan kebiasaan yang konsisten dan mengurangi tekanan untuk harus langsung normal, kualitas tidur akan perlahan membaik.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: CNN Indonesia

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BMKG Pastikan Belum Ada Kenaikan Muka Air Laut

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau kondisi muka…

3 hours ago

Permudah Akses ke Monas, KAI Tambah Dua Jalur KRL di Stasiun Gambir

JAKARTA - WARTA BOGOR - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan kereta rel listrik (KRL)…

20 hours ago
Advertisement

Kunang-Kunang Kini Jarang Terlihat hingga Semakin Langka, Pakar IPB Ungkap Penyebabnya

WARTA BOGOR - Kunang-kunang yang dahulu mudah dijumpai kini semakin sulit ditemukan di berbagai wilayah.…

23 hours ago

PKL di Alun-Alun hingga SSA Jadi Sorotan, Dedie Rachim Minta Satpol PP Tindak Tegas

BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meminta Satuan Polisi Pamong…

1 day ago

Penerimaan Negara Tembus Rp1.459 Triliun, Naik 21,4 Persen

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan penerimaan negara hingga semester…

2 days ago

KUHP Baru Diterapkan, Seorang Terpidana Penelantaran Anak Dihukum Bersihkan Masjid 100 Jam

ACEH - WARTA BOGOR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh mengeksekusi pidana kerja sosial terhadap…

2 days ago