Umum

4 Manfaat Bawang Putih

4 Manfaat Bawang Putih

WARTA BOGOR – Bawang putih menjadi salah satu bumbu masak yang paling banyak ditemukan dan sering dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Kandungan komponen aktif bawang putih
Peneliti di Balai Besar Pertanian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Kementerian Pertanian, Kirana Sanggrami S dalam Buku Saku Bahan Potensial untuk Antivirus dan Imun Booster 2021 mengungkap, bahwa bawang putih memiliki banyak komponen aktif yang memang berdasarkan penelitian bermanfaat bagi kesehatan kita.

Advertisement

Dalam satu siung bawang putih didapatkan kandungan sebagai berikut.

– Air 58,58 persen
– Protein 6,36 persen
– Lemak 0,40 persen
– Karbohidrat 33,06 persen
– Gula 1 persen
– Total serat pangan 2,1 persen
– Gula 1 persen
– Asam lemak jenuh 0,09 persen
– Asam lemak tidak jenuh 0,25 persen

Selain beberapa nutrisi penting di atas, ada banyak komponen aktif yang juga terkandung di dalam bawang putih.

Advertisement

Komponen aktif pada bawang putih adalah senyawa allisin (golongan organosulfur), dialil trisulda (golongan organosulfur), ajoene (golongan organosulfur), dan kuersetin (golongan ?avonoid).

Berikut beberapa manfaat bawang putih bagi kesehatan, terutama dalam hal antivirus dan imun booster tubuh kita.

1. Bawang putih menghambat multiplikasi virus
Seperti yang disebutkan di atas, salah satu kandungan komponen aktif pada bawang putih adalah allisin, dialil trisulfida, dan ajoene.

Advertisement

Ketiga komponen ini diketahui dapat melewati membran fosfolipid sel, sehingga menghambat multiplikasi virus atau replikasi virus yang banyak.

Ternyata tidak hanya ketiga komponen itu yang berperan besar dalam menghambat replikasi virus di dalam tubuh, ada lagi senyawa aktif yang juga turut berperan, yakni Kuersetin.

“Kuersetin berperan dalam menghambat pembentuan RNA polymerase yang diperlukan dalam replikasi virus dan menghambat pelekatan virus pada sel tubuh,” kata dia.

Advertisement

2. Bawang putih menghambat pertumbuhan virus

Pada umumnya, virus yang masuk ke dalam tubuh akan mencari inang atau reseptor yang cocok untuk dijadikan tempat virus itu berkembang biak, bereplikasi menjadi lebih banyak, dan menyerang tubuh manusia dari dalam.

Nah, kandungan allisin dan kuersetin yang ada di dalam bawang putih ternyata sangat baik dalam menghambat proses yang satu ini.

Advertisement

“Allisin dan kuersetin juga mengubah transkripsi dan translasi genom virus dalam sel inang dan menghambat pertumbuhan virus,” kata dia.

Dalam beberapa literatur ditemukan bahwa kedua komponen aktif tersebut nyatanya juga efektif untuk menghambat virus Ebola, influenza A, influenza B, rhinovirus, HIV, herpers simplex virus 1, herpes simplex virus 2, bronchitis,Newcastle disease virus, dan potato virus Y.

3. Bawang putih sebagai immune booster

Advertisement

Selain baik untuk menghambat replikasi dan pertumbuhan virus, ternyata komponen aktif yang terkandung di dalam bawang putih juga baik untuk melawan bakteri dan berbagai potensi penyakit lain, dengan cara meningkatkan kekebalan tubuh (imun booster).

Diketahui bahwa komponen aktif pada bawang putih juga berfungsi sebagai antibakteri, antihiperlipidemia, aktivitas antitumor, antikanker dan immuno-regulatory.

4. Bawang putih menghambat penggandaan virus

Advertisement

Kandungan komponen aktif bawang putih yakni flavonoid disebutkan bermanfaat atau efektif untuk menghambat penggandaan virus.

“Senyawa ini (flavonoid) dapat menghambat pembentukan protein dan material genetik pada virus,” jelas Kirana dalam buku tersebut.
(Kompas.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Polbangtan Kementan Dorong Kepemimpinan Muda untuk Kawal Kebijakan Pangan Nasional

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung…

2 days ago

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

SERPONG-WARTA BOGOR – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pengembangan pertanian modern melalui pengenalan teknologi dan…

2 days ago
Advertisement

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor bersama tim kerja sama dari Korea Selatan…

2 days ago

IHSG Anjlok 11,16%, Rencana MSCI Picu Kekhawatiran Investor

WARTA BOGOR - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan setelah perdagangan dilanjutkan seusai penghentian…

2 days ago

Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Industri Kosmetik Jadi Sorotan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kewajiban sertifikasi halal yang dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Oktober…

3 days ago

Pemkot Bogor Mulai Siapkan Anggaran Biskita Trans Pakuan 2027

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai membahas anggaran operasional Biskita Trans…

3 days ago